BPJS Kesehatan

1.987 FKTP di Jakarta Sudah Bergabung, BPJS Kesehatan Terus Tingkatkan Kerjasama dengan Faskes

Menurut Evita, saat ini untuk di DKI Jakarta saja sudah ada 1.987 fasilitas tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jabodetabek, Bona Evita ditemui disela pertemuan dengan Badan Usaha di Kota Bekasi. Selasa (7/6). 

WARTAKOTALIVE.COM,BEKASI SELATAN -- Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tengah memfokuskan peningkatan layanan peserta Kartu Indonesia Sehat-Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) di tahun 2022 ini.

Adapun upaya yang dilakukan yaitu  melakukan kerjasama dengan fasilitas-fasilitas kesehatan di Jabodetabek.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jabodetabek, Bona Evita usai menggelar pertemuan dengan Badan Usaha khususnya di DKI Jakarta dan Depok, BPJS Kesehatan di Kota Bekasi, Selasa (7/6).

Baca juga: Covid-19 Bakal Dianggap Penyakit Biasa, Biaya Perawatan Pasien Ditanggung BPJS Kesehatan

Pertemuan BPJS Kesehatan dengan Badan Usaha khususnya di DKI Jakarta dan Depok, BPJS Kesehatan di Kota Bekasi, Selasa (7/6).
Pertemuan BPJS Kesehatan dengan Badan Usaha khususnya di DKI Jakarta dan Depok, BPJS Kesehatan di Kota Bekasi, Selasa (7/6). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

"Tahun ini fokus meningkatkan kualitas layanan, dengan cara apa supaya masyarakat mudah mengakses ke fasilitas kesehatan, salah satunya dengan menambahkan kerjasama dengan fasilitas kesehatan apakah itu rumah sakit atau klinik utama, atau juga klinik pratama," kata Bona Evita, Selasa (7/6/2022).

Menurut Evita, saat ini untuk di DKI Jakarta saja sudah ada 1.987 fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Ke depan, kata dia, akan ada tambahan 15 fasilitas kesehatan tingkat pertama lagi.

Lalu juga ada 40 rumah sakit baru di Jabodetabek yang juga akan berkerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Baca juga: Pemkot Bekasi Akui Belum Semua Warga Bekasi Ter-cover BPJS Kesehatan

"Sekarang itu 1.987 kita akan nambah lagi 15. Itu fasilitas tingkat pertama kalo di DKI kan ada 1.987 kan ya itu nambah 15. Kalo rumah sakit akan nambah 40 lagi," katanya.

Tak hanya meningkatkan layanan kesehatan melalui layanan kerjasama dengan fasilitas-fasilitas kesehatan, diungkapkan oleh Evita, pihaknya juga meningkatkan layanan antrean online.

Sehingga peserta JKN-KIS dapat memaksimalkan waktu.

Sejauh ini, BPJS Kesehatan secara simultan terus membuat inovasi untuk peningkatan layanan dan kemudahan peserta.

Baca juga: Biaya Perawatan Pasien Suspek Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan

Diantaranya adalah layanan Aplikasi Mobile JKN yang diharapkan menjadi one stop service layanan Program JKN-KIS.

"Kedua adalah antrian online, karena kalo di kita Jabodetabek ini seluruh FKPP itu sudah apa namanya implementasi antrian online. Kalo misalnya kita sudah mendownlod mobile JKN-KIS kartu KIS yang digital aja yang kita persiapkan, atau pakai e-KTP karena sudah terintegrasi di sistem fasilitas kesehatan," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved