Kamis, 4 Juni 2026

Hari Lahir Pancasila

Parah, Saat Hari Lahir Pancasila, Pelajar di Kemayoran Malah Mengisinya dengan Tawuran Samurai

Bikin prihatin, pelajar di Kemayoran memperingati Hari Lahir Pancasila dengan tawiran. Ini sungguh tak beradab, tak sesuai dengan falsafah Pancasila.

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
ILUSTRASI tawuran pelajar - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sembilan pelajar di Kemayoran yang hendak tawuran, Rabu (1/6/2022) pagi. Ini bikin prihatin karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. 

WARTAKOTALIVE.COM< JAKARTA - Tim Presisi Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sebanyak sembilan pelajar yang hendak melakukan aksi tawuran di Jalan Timah Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/ 2022) dini hari.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat, Rustian Effendi mengungkapkan, saat tim presisi tengah patroli malam, petugas curiga dengan gerombolan pelajar ini, akhirnya langsung diberhentikan.

"Malam itu kami sedang patroli, lalu melihat gerombolan pelajar, kita curiga langsung hentikan mereka, ternyata benar setelah diperiksa terdapat senjata tajam," ucap Rustian.

Baca juga: Bandingkan Cara KPK Buru Harun Masiku dan Nazaruddin, Boyamin Saiman: Kemampuan Dipacu Kemauan

Rustian menjelaskan, sembilan pelajar ini memang berniat melakukan aksi tawuran di Kawasan Kemayoran Jakarta Pusat.

Pelajar tersebut ternyata warga Johar Baru yang kelahiran 2005.

Petugas berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam yaitu satu samurai, satu pisau, delapan handphone, tiga sepeda motor sudah diamankan.

Sementara itu, Museum Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, ramai dikunjungi warga untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.

Baca juga: 20.000 Batang Ganja di Ladang Seluas 5 Hektar di Gayo Lues Dibabat Habis BNN

Warga banyak yang membawa anak-anak ke museum tersebut untuk mempelajari sejarah pemberontakan PKI dan terbunuhnya Dewan Jenderal TNI.

Dari pantauan lokasi, warga parkir kendaraan dan berjalan menuju rumah yang dijadikan tempat pembantaian Dewan Jenderal.

Sebelum ke parkiran, mereka harus membeli tiket masuk terlebih dahulu di pintu masuk sekira Rp 9.000.

Mereka berjalan dan harus menaiki anak tangga supaya bisa menuju pintu masuk museum sumur maut.

Museum Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur ramai dikunjungi warga untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, Rabu (1/6/2022) pagi.
Museum Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur ramai dikunjungi warga untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, Rabu (1/6/2022) pagi. (warta kota/miftahulmunir)

Di dalam sudah ada warga dan sejumlah anak-anak sedang melihat sumur maut, tempat enam Jenderal dan satu perwira menengah dikubur.

Di sisi kirinya, ada sebuah rumah yang sudah dibentengi oleh kaca hitam dan besi penyanggah.

Beberapa jendela kaca itu terbuka dan di dalamnya sudah ada patung dengan pakaian tentara PKI sedang membantai Dewan Jenderal dan Kapten Tendean.

Baca juga: Setelah Viral di Medsos, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Sibuk Bersihkan Sampah di Kali Mati

Di belakang rumah itu, ada sebuah pos komando tempat para pemimpin PKI beristirahat usai menculik para Jenderal.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved