Rabu, 15 April 2026

Komunitas

Dedy Delon: Pasang Surut Kehidupan Dibalik Senyuman Seniman Badut

Layaknya badut, Dedy selalu menghiasi dirinya dengan rias senyum saat menghibur di tiap atraksinya.

Penulis: Cahya Nugraha |
Warta Kota/Cahya Nugraha
Dedy Delon memberikan kampanye pentingnya menggunakan masker kepada masyarakat.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA  - Dedy Rachmanto atau yang dikenal dengan Dedy Delon merupakan seniman badut sekaligus pendiri yayasan Aku Badut Indonesia (ABI).

Selama 42 tahun Dedy menekuni profesi menjadi badut.

Ia pun mengaku menyukai dunia badut sejak kecil dan telah  belajar banyak hal.

Dedy menuturkan, ia juga belajar banyak dari kak Seto, darinya ia belajar bagaimana melakukan pendekatan yang baik kepada anak kecil.

"Saya sangat menyukai dunia anak, dari kak Seto saya belajar banyak hal," ucapnya saat ditemui Wartakotalive.com, Sabtu (28/5/2022).

Tahun 1987 merupakan tahun kesuksesan bagi Dedy, sebab pada tahun tersebut ia banyak menerima panggilan untuk menghibur.

"Pada tahun itu sehari bisa 10-15 Job, waktu itu bayarannya sekitar Rp 150 ribu," ungkapnya.

Baca juga: Museum Kebangkitan Nasional Gelar Workshop Melukis dengan Media Batu Kali, Ini Keunikannya

Baca juga: Summarecon Mall Bekasi Gelar Planimals Exhibition 2022, Banyak Pilihan Hewan dan Tanaman Hias

Pasang surut kehidupan dirasakan Dedy.  

Pada tahun 1992, Dedy sempat tertimpa musibah, ibunya, Eni Rohaeni divonis mengidap kanker rahim dan dokter memprediksi usianya tidak akan lama.

"Demi ibu, saya rela lakukan apapun untuk menghiburnya, saya biasa menghibur anak-anak, akhirnya itu coba saya praktekan ke ibu saya," ucapnya.

Baginya saat menghibur orang lain, semua beban akan lepas.

"Alhamdulillah usia ibu saya melebihi yang dokter perkirakan," kata Dedy

Saat ini Dedy dan ABI bergerak dalam aksi sosial kemanusian untuk menghibur penderita kanker, yatim piatu, bencana alam, dan kepada siapa saja yang membutuhkannya.

Layaknya badut, Dedy selalu menghiasi dirinya dengan rias senyum saat menghibur di tiap atraksinya.

Namun, itu hanyalah riasan belaka. Di balik itu, ia merasakan getirnya bertahan hidup.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved