Mudik Lebaran

One Way Bakal Diterapkan Hingga Semanggi Jika Kemacetan Panjang Arus Balik Terjadi

Sigit menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan arus balik Lebaran 2022 hingga 8 Mei 2022.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya bakal memperpanjang sistem satu arah jika terjadi kemacetan parah saat arus balik Lebaran 2022. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya bakal memperpanjang sistem satu arah jika terjadi kemacetan parah saat arus balik Lebaran 2022.

Bakal, perpanjangan one way itu bakal ditarik hingga Semanggi jika terjadi kemacetan panjang.

"Nanti kalau dari perkembangannya kemudian kepadatan, mau tidak mau harus kita urai."

Baca juga: Libur Sekolah di Jabodetabek Diperpanjang Sampai 12 Mei 2022 untuk Antisipasi Kemacetan Arus Balik

"Kita sudah kordinasi jika hal itu terjadi, maka kita tarik ekor one way ini sampai di Gerbang Tol Semanggi," kata Sigit di Posko Terpadu Operasi Ketupat Jaya 2022 Km 3+500 Tol Cikampek, Jumat (6/5/2022).

Sigit menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan arus balik Lebaran 2022 hingga 8 Mei 2022.

Apabila kemacetan terjadi, one way bakal diperpanjang lebih dahulu hingga Gerbang Tol Halim, Jakarta Timur.

Baca juga: Andika Perkasa Minta Anak Buahnya Terjunkan Prajurit Berpengalaman Sebagai Pasukan Perdamaian

"Tentunya kita akan terus mengikuti perkembangan arus yang ada."

"Apabila dalam perkembangannya ada kemacetan, penarikan kepala one way dari Tol Kalikangkung, dan ekornya nanti apabila memang arus baliknya padat, akan ditarik ke Km 3+500 di gerbang tol Halim ini," jelasnya.

Pihaknya juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Untuk itu, Sigit meminta pengendara yang akan mengarah ke Jawa Barat dan Jawa Tengah, memanfaatkan jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan di Tol.

Baca juga: One Way Arah Jakarta Diterapkan, Palimanan Menuju Cikampek Ramai Lancar

"Jadi beberapa rekayasa yang kita laksanakan mulai dari one way, kemudian mengatur contraflow, dan juga mengatur mana yang melalui jalur arteri."

"Hal ini untuk memberikan kemudahan bagi pengendara yang akan mengarah ke Bandung, ke Jateng."

"Untuk itu kita siapkan jalur alternatif-alternatif yang tentunya untuk mengurangi risiko terjadinya kepadatan karena ada arus yang crossing," paparnya.

Baca juga: Panglima TNI Minta Usulan Anggaran Operasional Satgas MTF Kontingen Garuda Direvisi

Sigit mengatakan, sejauh ini pihaknya menerapkan one way di Km 70 menuju Km 47 Tol Cikampek arah Jakarta. Selanjutnya, polisi menerapkan contraflow dari Km 47 menuju Km 28.

"Dari proses perjalanan one way, maka kita lihat kepala one way sudah masuk di Km 70, kurang lebih sekitar 3 sampai 4 jam."

"Jadi kemudian kita lihat dari mulai Km 70 ke Km 47 diberlakukan one way, dan kemudian 47 sampai 28 diberlakukan contraflow," beber Sigit. (Fandi Permana)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved