Hari Raya Idulfitri

Pengunjung Geram, Pungli Parkir Terjadi di Tiap Wahana TMII, Anggaran Jajan Terpangkas

Libur Lebaran menjadi sasaran empuk melakukan pungli parkir, ini terjadi di TMII. Pengunjung pun kesal karena anggaran jajan tersedot.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Oknum preman melakukan aksi pungli parkir di TMII. Setiap wahana ditarik Rp 2.000 hingga Rp 3.000, alhasil anggaran jajan bagi sebagian pengunjung yang pas-pasan tersedot. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengunjung Taman Mini Indonesia Indah, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur terus berdatangan dari wilayah Jabodetabek, Rabu (4/5/2022).

Pengendara mobil yang masuk harus membayar sebesar Rp 20.000 dan tiket perorangnya Rp 25.000.

Sementara itu, kendaraan sepeda motor dipatok harga Rp 15.000, kendaraan bus atau truk dihargai Rp 40.000 dan sepeda gowes Rp 5.000.

Baca juga: Camat di Kabupaten Bekasi Waswas Hadapi Pendatang Baru, Imbau Lapor RT/RW jika Ingin Cari Kerja

Namun, pengendara sepeda motor harus merogok uang Rp 2.000 untuk parkir liar di setiap tempat wahana.

Misalnya pengendara sepeda motor yang parkir di wahana kereta gantung, ada tukang parkir pria paruh baya menarik uang parkir pengunjung.

Kemudian di wahana atau anjungan adat daerah ada tukang parkir sepeda motor yang menariki uang Rp 2.000 sampai Rp 3.000.

Pria berkaos tulisan Security di belakangnya ini meniupkan peluit parkir sebagai tanda agar kendaraan sepeda motor masuk.

Baca juga: Lagi Asyik Mudik di Kampung Halaman, Andi Panik Dengar Rumahnya Kebanjiran

Joni, warga Jakarta Timur ini mengaku harus mengeluarkan uang untuk sepeda motor sebesar Rp 30.000.

Karena setiap berhenti di wahana ditariki biaya parkir, dan ia mengira uang pembayaran kendaraan di pintu masuk sudah termasuk biaya parkiran.

"Masuk setiap wahana bayar parkir, saya sudah keenam wahana bayar parkir Rp 2.000 di masing-masing tempat," ucapnya.

Joni mengaku tak mengetahui apakah ini termasuk parkir liar atau resmi karena berada di dalam TMII.

Baca juga: Pengurus Klenteng Hian Thian Siang Tee Bio Gelar Wisata Religi bagi Semua Agama saat Libur Lebaran

Namun, ia menilai ini adalah pungutan liar karena ketika ia membayar tak diberikan tiket resmi tukang parkir.

"Ini mah liar parkirannya, rugiin pengunjung," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Taman Mini Indonesia Indah (TMII) I Gusti Putu Nugrah mengaku, di tempat wisatanya biaya parkir gratis di setiap tempat.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved