Jumat, 10 April 2026

Bisnis

Agar Ekspor Hasil Perikanan Meningkat, Trenggono Minta UMKM di Gresik Segera Tersertifikasi

Peningkatan layanan sertifikasi sangat penting, guna mendongkrak kinerja ekspor produk perikanan dari Provinsi Jawa Timur, khususnya Gresik.

Istimewa
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di acara  bazar UMKM  produk olahan ikan bandeng di Pudak Gallery Gresik dalam  rangkaian kegiatan Safari Ramadan sekaligus peluncuran Quality Assurance (QA) Kampung Bandeng di Gresik, Jawa Timur, Kamis (21/4/2022) lalu.    

WARTAKOTALIVECOM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) telah terbukti mendukung ketahanan perekonomian negara di tengah kondisi pandemi Covid-19. 

Untuk itu, harus terus diupayakan peningkatan bukan hanya dari sisi kuantitas, namun dari segi kualitas produk perikanan yang dihasilkan pelaku UMKM.

Hal itu disampaikan Trenggono dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan sekaligus peluncuran Quality Assurance (QA) Kampung Bandeng di Gresik, Jawa Timur, Kamis (21/4/2022) lalu. 

Dalam acara tersebut, juga digelar bazar UMKM perikanan yang menyajikan beragam produk olahan ikan bandeng  di Pudak Gallery Gresik. 

Baca juga: Kepiting Lemburi jadi Komoditas Unggulan, KKP Melalui BKIPM Luncurkan Kampung Kepiting di Pemalang

Baca juga: Dukung KKP Accelerate 2022, BKIPM Siapkan Verifikator Quality Assurance

"Jadi, tadi saya juga melihat tempat pelatihan masak olahan bandeng. Pada intinya pelatihan para pelaku atau calon pelaku usaha penting untuk memastikan produk UMKM, khususnya di Gresik ini dapat tersertifikasi," kata Trenggono.

"Jadi dari segi kualitas, mulai dari pembibitan sampai produk akhir itu berkualitas, dan enak dimakan tentunya," sambungnya. 

Untuk itu, peningkatan layanan sertifikasi menurutnya sangat penting, guna mendongkrak kinerja ekspor produk perikanan dari Provinsi Jawa Timur, khususnya Gresik.

"KKP ini melalui Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) harus berupaya semaksimal mungkin, dorong UMKM di Gresik ini agar segera tersertifikasi, ini penting, ekspor hasil perikanan kita agar meningkat," ujar Trenggono.

Sementara itu, Plt. Kepala BKIPM Hari Maryadi mengatakan, Gresik memiliki banyak UMKM perikanan dengan berbagai produk perikanan yang berpotensi ekspor.

Baca juga: BKIPM akan Berikan Pelatihan 10.000 UMKM untuk Penuhi Syarat Produk Perikanan Berorientasi Ekpor

Target BKIPM ke depan, adalah ikan dan produk perikanan yang diproduksi/ditangkap dan diolah bebas hama penyakit ikan ber berbahaya, memenuhi syarat mutu dan berorientasi ekspor.

"Untuk itu diperlukan upaya berkesinambungan untuk mendorong UMKM perikanan lainnya untuk bisa memenuhi persyaratan jaminan mutu hasil perikanan sesuai standar ekspor sesuai arahan Bapak Menteri Trenggono," kata Hari.

Di akhir acara, Menteri Trenggono didampingi Hari Maryadi juga menyerahkan 289 sertifikat CPIB (Cara penanganan ikan yang baik), 28 sertifikat HACCP (Hazard analitical critical control point), serta 6 sertifikat CKIB (Cara karantina ikan yang baik) kepada pelaku usaha UMKM dan suplier perikanan. (ign)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved