Pencabulan

Polres Bogor Tangkap Pemuda Edan yang Memperkosa dan Menjual Dua Remaja Putri ke Pria Hidung Belang

Polres Bogor bergerak cepat menangkap seorang pemuda bejat yang tega memperkosa dua remaja putri. Setelah itu dijual ke pria hidung belang.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Hironimus Rama
Wakapolres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra merilis kasus pemerkosaan dan eksploitasi anak di Tamansari, Rabu (20/4/2022). Aksi bejat itu dilakuakn dua begundal, yang salah satunya masih buron. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Nasib malang menimpa dua remaja putri di Bogor, Jawa Barat.

Remaja perempuan inisial SJP (12) dan CAZ (14) ini diperkosa oleh dua pemuda yang dikenali di pasar malam.

Tak hanya itu, dua remaja ini juga dijual ke pria hidung belang menggunakan aplikasi Mi-Chat.

Baca juga: AHY Sedih Lihat Hidup Rakyat Makin Tertindas, Minta Demokrat DKI Ikhlas Membantunya di Bulan Ramadan

Aksi dua pria berinisial A (22) dan R ini pun berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Bogor, Rabu (20/4/2022).

Wakapolres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra mengatakan jajaran Polres Bogor telah menangkap pria berinisial A alias Agus (22) dalam kasus ini.

"A telah kita tangkap, sementara R masih buron," kata Wisnu, saat dihubungi Warta Kota, Kamis (21/4/2022).

Dia menjelaskan Agus ditangkap atas kasus pecabulan dan eksploitasi terhadap anak perempuan di bawah umur di wilayah Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Kejadian ini berawal dari pertemuan korban dan pelaku di tempat hiburan pasar malam di Dramaga pada 6 April 2022 sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Jelang Pensiun, Ariza Dengarkan Solusi Atasi Sampah dan Pengelolaan TPST Bantargebang

"Saat bermain ke pasar malam, kedua korban ini bertemu Pelaku A dan dan R," ujarnya.

Pelaku lalu mengajak dua remaja putri ini main ke sebuah vila di Kecamatan Tamansari, Bogor.

"Di villa ini, korban dicekoki minuman keras hingga akhirnya disetubuhi," jelas Wisnu.

Setelah diperkosa, kedua dua remaja putri ini dijual kepada hidung belang secara online melalui aplikasi Michat.

"Korban dijual dengan tarif Rp 300 - 500 ribu sekali main," tutur Wisnu.

Baca juga: Simak Jadwal Ganjil Genap di Jalan Tol Jelang Mudik Lebaran 2022

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan menambahkan pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan orang tua korban ke Polsek Dramaga.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved