Kecelakaan Kereta Api

Nasrullah Wahab Minta PT KAI Resmikan Perlintasan Liar Rawageni di Kota Depok untuk Cegah Kecelakaan

Perlintasan liar Rawageni di Kota Depok, resmi ditutup PT KAI, hal ini membuat warga kesulitan beraktivitas.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Hironimus Rama
Nasrullah Wahab (65), tokoh masyarakat Rawageni, Kota Depok, tak setuju perlintasan liar kereta api di wilayahnya ditutup resmi leh PT KAI. Meski kerap terjadi kecelakaan kata Nasrullah, perlintasan itu efektif membantu aktivitas masyarakat. 

Saat ini warga sedang mengusulkan kepada PT KAI agar perlintasan ini menjadi perlintasan resmi sehingga bisa dibuka lagi.

Baca juga: Kejagung Usut Kasus Ekspor Minyak Goreng, MAKI Takkan Cabut Gugatan Terhadap Mendag Lutfi

"Kita sedang buat suratnya. Kita usulkan ke Pemkot Depok agar ini jadi perlintasan resmi. Kita akan penuhi syaratnya," ucapnya.

Dia menambahkan warga sebenarnya tidak perlu melewati perlintasan ini, jika ada jalan alternatif yang bagus dan besar.

"Kalau putar ke dipo jalannya sempit. Kita usulkan ke pemda melanjutkan pembangunan jalur jalan dua arah di sepanjang sisi rel kereta api Citayam-Depok," pinta Nasrullah.

Dia menjelaskan bahwa program pembangunan jalan dua arah di sisi rel kereta dari Bogor-Jakarta pernah dilakukan zaman dulu. Tetapi program ini tidak dilanjutkan.

"Kami minta Pemda melanjutkan program ini agar warga tidak perlu menyeberang di perlintasan liar lagi," pungkas Nasrullah.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved