Mafia Minyak Goreng

Kejagung Usut Kasus Ekspor Minyak Goreng, MAKI Takkan Cabut Gugatan Terhadap Mendag Lutfi

Boyamin mengatakan, gugatan pihaknya terkait penimbunan minyak goreng, dan kecurangan penjualan minyak goreng kemasan yang berisi minyak curah.

Editor: Yaspen Martinus
HO
Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) tak akan mencabut gugatan terhadap Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) tak akan mencabut gugatan terhadap Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Penetapan tersangka kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), dinilai berbeda dari gugatan MAKI.

"Tidak menggugurkan karena hal berbeda," ujar Koordinator MAKI Boyamin Saiman lewat keterangan tertulis, Kamis (21/4/2022).

Baca juga: KPU Ungkap Hasil Lelang Jual Kotak Suara Berbahan Kardus Peringkat Pertama di Kementerian Keuangan

Boyamin mengatakan, gugatan pihaknya terkait penimbunan minyak goreng, dan kecurangan penjualan minyak goreng kemasan yang berisi minyak curah.

"Itu kena Undang-undang Perlindungan Konsumen, kita meminta dua itu sesuai dari kewenangan dari Menteri Perdagangan," kata Boyamin.

Atas dasar itulah, gugatan tidak akan dicabut. MAKI menilai gugatannya berbeda dari proses hukum mafia minyak goreng di Kejagung.

Baca juga: Besok BEM UI Gelar Unjuk Rasa Lagi di Patung Kuda, Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Masih Jadi Isu

"Kalau yang di Kejaksaan Agung ini kan korupsi terkait perizinan, jadi beda, tetap akan saya lanjutkan, dan biarlah nanti hakim memutus seperti apa," tutur Boyamin.

Lutfi digugat karena langkanya minyak goreng yang diduga melibatkan pengusaha atau mafia. Mereka diduga menimbun minyak goreng.

Terhadap kondisi tersebut, kata Boyamin, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) selaku penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), mestinya melakukan penyidikan atas kasus langka dan mahalnya minyak goreng.

Baca juga: Meski Terbukti Bohong, Dewan Pengawas KPK Tak Lakukan Sidang Etik Terhadap Lili Pintauli

Padahal, terdapat 73 penyidik yang dinilai mampu melakukan penyidikan.

Muhammad Lutfi disebut sudah mengantongi nama para calon tersangka pelaku penimbun minyak goreng.

Mekanisme penimbunan minyak goreng yang dilakukan calon tersangka juga sudah diketahui.

Calon tersangka mestinya diungkap pada Senin (21/3/2022) lalu. Namun, Muhammad Lutfi tidak kunjung mengumumkannya. (Ilham Rian Pratama)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved