Mudik Lebaran

PT Jasa Marga Minta Pemudik Waspada, Tol Jakarta-Cikampek Ada Empat Titik Rawan Macet

Pemudik yang melintasi tol Jakarta-Cikampek, harus perhatian. Sebab, di lintasan itu aa empat titik rawan macet.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
General Manager Representative Office (RO) 1 JTTRD Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Muhammad Taufik Akbar, sedang menjelaskan empat titik rawan macet di tol Jakarta-Cikampek saat mudik Lebaran. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat ada empat titik rawan kepadatan selama arus mudik yang melintasi tol Jakarta-Cikampek.

Oleh karena itu, masyarakat di imbau untuk menghindari lokasi titik pontensi kepadatan itu.

Baca juga: Satpol PP DKI Bertekad Bersihkan PMKS hingga Lebaran, karena Mengganggu Keindahan Jakarta

General Manager Representative Office (RO) 1 JTTRD Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Muhammad Taufik Akbar mengatakan jika sleuruh tol berpotensi terjadinya kepadatan saat arus mudik lebaran. Namun berdasarkan catatanya ada lima yang rawan.

Dari empat itu diantaranya, pertemuan lalu lintas dari Jatiasih dan Rorotan (Cikunir), KM 48+000 pertemuan arus lalu lintas Japek Elevated dan Japek Eksisting, KM 50+600 pengurangan lajur lalu lintas dari 4 menjadi 3 lajur, KM 70+000 imbas dari antrean GT Cikampek Utama.

"Tadi seperti di pertemuan KM 48 sampai dengan simpang susun 66. Ini rawan kepadatan. Kemudian juga di gerbang tol Cikampek Utama, dan untuk arus balik di simpang susun 66 sampai KM 48. Nah ini selain di Cikunir ya," kata Muhammad Taufik Akbar, Jumat (15/4/2022)

Baca juga: Mahasiswa SIL UI Ciptakan Teknologi Pengolah Limbah Pangan Rumah Tangga Menjadi Pupuk Kompos

Selain itu, mengantisipasi kepadatan yang terjadi, Taufik menyebut jika Jasa Marga telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas atas diskresi Kepolisian untuk antisipasi kepadatan kendaraan selama arus mudik lebaran.

Adapun langkah antisipasi kepadatan diantaranya memberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan sumbu 3 ke atas, melakukan contra flow, menarapkan one way, menempatkan petugas di lokasi-lokasi rawan kepadatan dan kecelakaan, serta berkoordinasi dengan Kepolisian terkait. 

"Untuk kebijakan one way diusulkan apabila kepadatan volume lalin atau beban ruas di Km 66 di atas 11 ribu sampai 12 ribu kendaraan per jam. Meski demikian kebijakan one way merupakan diskresi pihak kepolisian," katanya.

Baca juga: Politisi PSI Ingatkan Anies, Sebelum Pensiun untuk Revisi Aturan Perlindungan Perempuan dan Anak

Selain itu, untuk mengantisipasi beberapa titik kepadatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek dalam hal transaksi, Jasa Marga mengoptimalkan gardu operasi pada GT Cikampek Utama 1 yaitu sebanyak tujuh Gardu dan GT Cikampek Utama 2 sebanyak tujuh gardu, serta penambahan enam gardu reversible.

Jasa Marga juga menyiapkan delapan gardu satelit untuk arah Cikampek dan tujuh gardu ditambah tiga Obligue Approach Booth (OAB) untuk arah Jakarta.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved