PMKS

Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok Minta Masyarakat tak Memberi Uang pada PMKS

Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok gerah melihat keberadaan PMKS yang kian banyak di bulan Ramadan ini.

Warta Kota/Joko Suprianto
Ilustrasi razia PMKS - Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok akan terus merazia PMKS seperti preman, gelandangan, dan tukang minta-minta, karena bikin resah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara rawan akan kehadiran penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Kepala Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok Evita Wahyu Pancawati mengatakan kehadiran PMKS rawan terjadi di sejumlah ruas jalan yang ada di Kecamatan Tanjung Priok.

Baca juga: Pemerintah Pusat Gagal, Ridwan Kamil Atasi Kisruh Minyak Goreng Kemasan Lewat Aplikasi

“Titik rawannya untuk PMKS yakni Jalan Gembira, Jalan Bugis, Jalan Gorontalo,” ucap Evita, Sabtu (9/4/2022).

Sementara untuk PMKS seperti pak ogah, mereka biasanya berada di sejumlah perempatan seperti Jalan Danau Sunter Utara, Jalan Danau Sunter Barat maupun Jalan Enggano.

“Kalau untuk manusia silver di Jalan Yos Sudarso, Permai, dan di perempatan Pizza Hut dekat Blok A, Jalan Danau Sunter Barat,” ujarnya.

Evita pun mengimbau masyarakat supaya tidak memberi sesuatu kepada para pengemis.

Baca juga: Mutia Ayu Ungkap, Jelang Meninggal Glenn Fredly Ingin Terlihat Ganteng di Depan Istri

Mereka harus dididik untuk mau bekerja demi mendapat sejumlah uang.

“Bukan itu cara untuk mengajari mereka. Mereka harus berusaha untuk mendapat sesuatu,” kata Evita.

Selain itu operasi menjaring para PMKS juga akan terus dilakukan dalam rangka penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang ketertiban umum terutama selama bulan Ramadan.

“Dan kita juga akan menuju ke Idulfitri yang ditakutkan, akan semakin bertambah jumlah PMKS terutama pengemis di jalanan,” kata Evita.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved