INI Beda Gejala Terpapar TBC dan Covid-19, Demam Jadi Kunci
Pemeriksaan dini TB, menurut Sumardi, dapat dilakukan dengan pemeriksaan IGRA (Interferon-Gamma Release Assays).
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam Divisi Pulmonologi FKKMK Universitas Gadjah Mada dr Sumardi SpPD KP mengungkapkan, berdasarkan data WHO 2016, sepertiga penduduk dunia sudah pernah terpapar kuman tuberkulosis (TB).
Hari Tuberkulosis (TB/TBC) Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Maret.
Peningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia penting terus dikampanyekan.
Baca juga: Pemecatan Terawan Berawal dari Terapi Cuci Otak Sejak 2013, Dianggap Langgar Kode Etik oleh IDI
Indonesia merupakan negara terbanyak kedua di dunia yang mengidap TB.
“Jadi, sebenarnya kuman TB ini sudah sangat friendly dengan manusia."
"TB diketahui sudah ada sejak dahulu. Hal tersebut diketahui dari hasil scanning mumi di Mesir yang menunjukkan adanya TB di tulang belakang."
Baca juga: Bersyukur Hukumannya Diperberat, Angelina Sondakh: Sekarang Saya Tidak Butuh Barang Bermerek
"TB bisa tersebar di manapun di seluruh tubuh, bukan hanya di paru-paru."
"Namun, memang 80 persen di paru, karena paru-paru merupakan sumber utama masuknya TB,” papar Sumardi kegiatan peringatan TB, beberapa waktu lalu.
Sumardi menyampaikan, terdapat perbedaan Tuberkulosis (TB) dan Covid-19.
Baca juga: Sambut Baik Tawaran Mediasi Menteri Kesehatan, PB IDI: Apakah Terawan Berkeinginan?
“Perbedaannya, kalau TB demamnya tidak hilang."
"Jadi, demam terus walaupun tidak terlalu tinggi (misalnya 38, 37,8, 38,2 derajat)."
"Selain itu, demamnya tidak akan hilang kalau tidak diobati dengan obat TB. Gejala lain TB adalah nyeri dada dan berkeringat di malam hari," ungkapnya.
Baca juga: Bukan Nasdem, PKB Jadi Perahu Politik Baru M Taufik Setelah Hengkang dari Gerindra
Sedangkan kalau terpapar Covid-19 Omicron, demam hilang 2-3 hari, namun batuknya berkepanjangan karena ada inflamasi atau radang yang berkepanjangan di dalam saluran napas.
Pemeriksaan dini TB, menurut Sumardi, dapat dilakukan dengan pemeriksaan IGRA (Interferon-Gamma Release Assays).
“IGRA adalah pemeriksaan darah yang digunakan untuk membantu dalam diagnosis penyakit Tuberkulosis (TB)."
Baca juga: Tak Ungkap Dalang Megakorupsi Hambalang, Angelina Sondakh: Saya Takut, Keanu Harus Selamat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-batuk-selama-14-hari.jpg)