Liga 2

Rahmat Effendi Dipenjara karena Kasus Korupsi, Suporter Ingin Persipasi Bangkit

Suporter PCB Persipasi menuntut untuk pemecahan nama menjadi Persipasi. Ini buntut Rahmat Effendi dipenjara oleh KPK.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
warta kota/joko supriyanto
Para suporter yang tergabung dalam beberapa aliansi pun menggelar demi di depan Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (30/3) siang. Ada tiga hal yang disampaikan, salah satunya yaitu mengenai penghapusan nama PCB Persipasi menjadi Persipasi. 

Para suporter pun juga sangat menyayangkan sikap Asosiasi PSSI Kota Bekasi, yang dianggap tidak pernah melibatkan para suporter untuk bersama-sama mengembangkan sepak bola di Kota Bekasi. 

Baca juga: Bantah Sebagai Profesor Gadungan, Rektor Musni Umar Laporkan Balik Akademisi YLH ke Bareskrim Polri

"Kita menyatakan yang ada di Kota Bekasi hanya satu, yaitu Persipasi itu saja,” ucapnya.

“Untuk itu kita mendesak setiap kegiatan apapun yang mengenai Persipasi untuk melibatkan supporter, karena selama ini suporter di Bekasi tidak pernah dilibatkan," imbuhnya.

Tengah Diusulkan

Sementara itu, Ketua Asosiasi PSSI Kota Bekasi, Muhammad AR mengatakan jika memang saat ini Askot Kota Bekasi sudah lebih dulu mengusulkan perubahan nama PCB Persipasi menjadi Persipasi ke Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Ini Penampakan Tukang Siomay Predator Anak, Kumis Hilang Setengah Setelah Ditangkap

Usulan ini dilakukan setelah pemegang saham PT Aditya Ricky Utama, menyerahkan sepenuhnya kepada Askot, oleh karena itu untuk sementara  PCB Persipasi ada di naungan Askot Kota Bekasi.

"Kita sebenarnya sudah mengusulkan lebih dulu, karena memang yang punya nilai jual di Kota Bekasi adalah Persipasi," kata Muhammad AR.

Berkaitan dengan penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB), Asosiasi PSSI Kota Bekasi pun juga sudah bersurat dengan Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Barat untuk membentuk ketua umum.

Sebab, nama PCB Persipasi sendiri belum secara sah ditetapkan.

"Setelah terbentuk ketuanya kita buat badan hukum siapa pemegang sahamnya kita laporan ke Askot sebelum kongres Juli 2022 di Asprov, karena apa mumpung PCB Persipasi belum disahkan di kongres," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved