Senin, 27 April 2026

Harga Daging Sapi

Wamentan Harvick Lihat Langsung Aksi Mogok Jualan Pedagang Sapi di Pasar Tradisional Serpong

Saat sidak, mereka mendapati lapak pedagang daging sapi yang kosong karena tengah dalam aksi mogok jualan.

Warta Kota/ Rizki Amana
Wamentan RI, Harvick Hasnul Qolbi (kanan), dan Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat lakukan sidak ketersediaan pangan di Pasar Tradisional Serpong pada Rabu (2/3/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN -- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tradisional Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (2/3/2022).

Sidak dilakukan untuk mengecek dan melihat ketersediaan bahan pokok dan bahan pangan di pasar tradisional tersebut.

Wamentan Harvick didampingi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

Saat sidak, mereka mendapati lapak pedagang daging sapi yang kosong karena tengah dalam aksi mogok jualan.

Aksi itu sebagai protes pedagang, karena melambungnya harga daging sapi.

Baca juga: Daging Sapi dan Minyak Goreng Masih Langka di Bogor, Muhammad Romli Desak Disdagin Turun Tangan

Aksi mogok jualan digelar sejak Senin (28/2/2022) lalu, hingga Jumat (4/2/2022) mendatang.

"Saya lihat sendiri bahwa kios (daging-Red) tutup. Ini saya lagi komunikasi dengan asosiasi (pedagang daging sapi-Red)," kata Harvick usai sidak, Rabu (2/3/2022).

Baca juga: Pedagang Daging Sapi di Pasar Tambun Bekasi Pasang Tulisan Larangan Berjualan 

Harvick mengatakan sidak dilakukan pihaknya untuk memastikan sejumlah ketersediaan bahan makanan di tengah lonjakan harga.

Harvick menduga kenaikan harga daging sapi karena permasalahan impor. 

Baca juga: Setelah Minyak Goreng, Tahu Tempe dan Daging Sapi, Kini Harga Elpiji 12 Kg Melonjak

Pihaknya mengaku bakal mencoba memperkecil skala impor daging sapi di tengah terus meningkatnya harga. 

"Intervensi pemerintah terus akan kita evaluasi dari sisi harga, pasokan, dan tentu distribusinya ini memang kendala. Kita memang lagi berupaya kalau bisa keran impor kita kecilkan, terus produksi dalam negeri kita tingkatkan," pungkasnya. (riz) 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved