Banjir Jakarta
Justin Minta Anies Fokus Kerja dan Kurangi Cari Panggung
Justin menanggapi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada Selasa (15/2/2022) lalu, yang memenangkan warga korban banjir Kali Mampang
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk fokus bekerja dan mengurangi ‘manggung’ dengan hal-hal yang kurang penting.
Misalnya pengecekan alat pengeras suara di Stadion Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Hal itu dikatakan Justin Adrian Untayana menanggapi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada Selasa (15/2/2022) lalu, yang memenangkan warga korban banjir Kali Mampang, Jakarta Selatan.
Dalam putusannya, Majelis Hakim meminta Gubernur mengerjakan sejumlah tuntutan mulai dari pengerukan Kali Mampang dan pemasangan turap.
“Kami sudah prediksi dan sudah tidak heran lagi (banjir). Wajar saja Pak Anies dihukum, karena selama lima tahun menjabat, selalu disibukkan dengan hal-hal kontroversial, kebanyakan manggung. Lupa sama upaya pencegahan banjir,” kata Justin berdasarkan keterangannya, Jumat (18/2/2022).
Justin menyayangkan hal itu karena program pencegahan banjir sudah tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2017-2022 dan sejumlah peraturan daerah (Perda).
Baca juga: PTUN Hukum Anies Keruk Kali Mampang Sampai Tuntas, Eko Kuntadhi: Akibat Gubernur Males Kerja
Baca juga: Anies Didesak Penuhi Tuntutan Warga Korban Banjir Kali Mampang yang Menang di PTUN
Bahkan Pemprov DKI Jakarta juga ditopang oleh anggaran yang besar hingga puluhan triliun rupiah.
“Nggak tahu nunggu apa lagi, Masak nunggu Jakarta tenggelam dulu, baru dikerjakan? Segera eksekusi. Salah siapa berarti Jakarta banjir,” ujar Justin dari Fraksi PSI.
Justin juga meminta Anies untuk segera melakukan pengerukan total Kali Mampang. Apalagi persoalan banjir tidak pernah terselesaikan sejak dulu.
“Masalah ini nggak akan hilang kalau Pemprov DKI Jakarta juga tidak serius menanggapinya. Kami minta Pak Anies untuk segera mengeruk total Kali Mampang dan membangun turap,” katanya.
Baca juga: Beberapa Kali Ganti Gubernur, Rencana Normalisasi Kali Mampang Cuma Wacana
“Jangan ditunda-tunda lagi. Ini sudah masuk puncak musim hujan. Masalah kapan akan banjir, kan tidak bisa ditunda-tunda juga. Jadi tolong, disegerakan. Prioritaskan dan tuntaskan,” lanjutnya.
Selain itu, dia juga mengingatkan Pemprov DKI untuk meneruskan upaya pencegahan banjir lainnya, seperti pembangunan waduk, embung dan sebagainya.
Menurut Justin, semua program penanggulangan banjir harus terintegrasi.
“Semua harus terintegrasi dan ini juga harus diprioritaskan agar pencegahan banjir lebih optimal. Jangan sampai masyarakat harus capek-capek menuntut di pengadilan, harusnya tidak perlu, itu tugas Pemprov DKI menjalankan kewajibannya,” imbuhnya.
Baca juga: Perkampungan Kumuh di Sekitar Kali Mampang Akan Dibebaskan, Diusulkan Menjadi Rumah Susun
Seperti diketahui, tujuh warga menggugat Gubernur DKI Jakarta untuk mengerjakan sejumlah tuntutan warga. Putusan itu diunggah di website sipp.ptun-jakarta.go.id.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/banjir-jakarta-1.jpg)