Razia Prokes

Pemkot Tangerang Intensifkan Razia Prokes ke Warga dan Terapkan Sanksi Denda

Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah mengatakan, nantinya masyarakat yang tidak menerapkan prokes saat terjaring razia, akan diberikan sanksi denda.

Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Walikota Tangerang Arief Wismansyah memberi keterangan mengenai tempat khusus yang disediakan Pemkot Tangerang untuk isolasi bagi pasien Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Pemerintah Kota Tangerang kembali akan mengintensifkan razia protokol kesehatan kepada masyarakat.

Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah mengatakan, nantinya masyarakat yang tidak menerapkan prokes saat terjaring razia, akan diberikan sanksi denda. 

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya penanganan terhadap peningkatan kasus Covid-19 yang terus meningkat di Kota Tangerang dalam beberapa waktu terakhir.

"Kita pastikan akan kembali menggelar razi prokes dan menerapkan sanksi denda kepada para pelanggarnya, baik itu sanksi denda membersihkan sarana masyarakat atu denda uang bagi masyarakat," ujar Arief Wismansyah kepada awak media, Sabtu (12/2/2022).

"Dan kepada para pengusaha yang masih bandel dan tidak menerapkan disiplin prokes sesuai anjuran pemerintah, juga akan kita berikan sanksi," imbuhnya.

Arief menerangkan, Pemkot Tangerang sudah menyiagakan segala sarana dan prasarana kesehatan untuk menangani lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19. 

Seperti, sosialisasi disiplin prokes kembali di masyarakat. Salah satunya dengan cara membagikan masker di masyarakat.

Baca juga: Masuk Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19, Vaksinasi di Kota Tangerang Telah Mencapai 1.582.393 Orang

Baca juga: Pemkot Tangerang Melakukan Uji Coba Jalan Daan Mogot Menjadi Satu Arah Mulai, Minggu (13/2/2022)

"Pak Presiden itu meminta kita di wilayah melakukan penanganan lonjakan kasus dengan cara meminta masyarakat disiplin prokes minimal dengan masker dan juga vaksinasi," kata dia.

"Terlebih saat ini kasus harian Covid-19 di Kota Tangerang sangat tinggi, makanya saya katakan tadi harus taat dengan prokes," sambungnya 

Selain itu, Arief juga akan tetap meminta masyarakat untuk berdiam diri dirumah bila memang tidak ada kegiatan yang mendesak dan menghindari kerumunan.

Baca juga: Tidak Pakai Masker, 400 Orang Terjaring Razia Prokes di Jaktim dalam Sehari

"Kita akan tetap tutup taman-taman tematik yang ada di Kota Tangerang, awasi tempat kerumunan dan keramaian seperti mall dan pusat perbelanjaan serta pusat kuliner termasuk pengawasan jam operasionalnya," ucapnya.

"Dan selama PPKM level 3 ini kita akan tetap menjalankan proses Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ) dan melaksanakan WFH 50 persen di semua kantor pemerintahan," pungkas Arief Wismansyah. (M28)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved