Berita Jakarta
Kasus Omicron Naik, Begini Usulan Anies Baswedan kepada Jokowi, Luhut dan Jajarannya
Seluruh usulan itu telah disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membeberkan sejumlah usulan yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada pemerintah pusat.
Hal ini menyusul penyebaran Covid-19 yang mulai masif, terutama varian Omicron dari Afrika Selatan.
“Ingin saya sampaikan kami sudah rapat dipimpin pak Gubernur, sebelumnya kami akan mengusulkan PTM (pembelajaran tatap muka) ditutup selama sebulan, ini baru usulan dan kami masih melihat fakta serta data hari ini,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Rabu (2/2/2022) malam.
Ariza melanjutkan, pemerintah daerah juga mengusulkan adanya pembatasan mobilitas dan kerumunan di Ibu Kota.
Baca juga: Babak Baru Korupsi Tanah di Cengkareng, Polisi Sita Rp1 Miliar Lebih dari 2 Mantan Camat Era Ahok
Nantinya pemerintah daerah akan mengaktifkan kembali peran satgas RT dan RW yang di bawah komando lurah di Jakarta.
“Itu menjadi kewenangan kami untuk ditingkatkan ya, sekali lagi untuk persiapan bantuan sosial (bansos) itu juga kewenangan kami. Kami akan persiapkan, bansos untuk isolasi mandiri, bahkan dapur umum di lima wilayah,” ujarnya.
Selain itu, DKI juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat soal status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berlaku di Jakarta. Saat ini, PPKM di Jakarta masih berlaku level dua yang dimulai dari tanggal 1-7 Februari 2022.
“Kami akan koordinasikan dengan pempus terkait level PPKM, karena keputusan ada di mereka di pemerintah pusat dan satgas pusat. Kami usulkan untuk mempertimbangkan kembali level di DKI Jakarta, Pulau Jawa ini kan tidak bisa sepihak jadi harus diputuskan bersama. Iya itu kami mempertimbangkan, perlu dipertimbangkan apakah kita perluas atau (naik) level tiga,” jelasnya.
Baca juga: Kasus Positif Omicron Terus Meningkat, Anies Usul Menghentikan PTM 100 Persen Satu Bulan ke Depan
Dia menambahkan, pemerintah berencana mengaktifkan kembali pusat pengaduan atau call center terkait adanya pelanggaran prokes.
Ariza berharap peran masyarakat untuk membantu mengawasi di lingkungan sekitar, jika melihat pelanggaran hendaknya melapor pada petugas.
“Kami akan bahas lebih detail lagi, kami akan rinci dan sudah ditugaskan masing-masing unit di instansi/badan terkait untuk mendetailkan kembali ya,” katanya.
Baca juga: Update Kasus Hukum Arteria Dahlan terkait Dugaan SARA, Polisi Segera Umumkan Hasil Pemeriksaan
“Nanti hasilnya kami akan beri kabar kembali, prinsipnya, kami harus mempersiapkan semua dalam rangka menghadapi adanya peningkatan Covid-19, maupun Omicron,” lanjutnya.
Menurut Ariza, seluruh usulan itu telah disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Dia berharap, usulan itu dapat ditindaklanjuti bersama, sehingga menemukan keputusan yang tepat bagi masyarakat.
Baca juga: Disdik DKI Buka-bukaan, Covid-19 Sempat Menyebar ke 190 Sekolah, Ratusan Orang Dinyatakan Positif
“Ya ini kan baru keputusan di internal kami ya, semuanya kan tidak bisa diputuskan sepihak. Kami punya pandangan diskusikan, kemudian kami usulkan,” ucap mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-optimistis-lingkungan-hidup-lebih-baik.jpg)