Virus Corona
Anies Baswedan Minta Masyarakat Tidak Panik Hadapi Varian Omicron
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilih untuk bereaksi santai saat mendapatkan desakan evaluasi pembelajaran tatap muka
"Tapi yang kita patut bersyukur meskipun kasus aktif naik 910 persen, tidak diikuti dengan melonjaknya angka kematian, ini bagus. Meskipun demikian, tetap harus kita harus tetap waspada," lanjutnya.
Sebelumnya, ahli epidemiologi Indonesia dari Griffith University Dicky Budiman menyayangkan masih digelarnya PTM di tengah lonjakan kasus.
Dicky berpandangan, kebijakan PTM di sekolah sudah saatnya dihentikan.
Ia menilai, seharusnya pemerintah mengambil sikap lebih cepat mengingat kasus Covid-19 semakin melonjak.
"Sudah saatnya (PTM diberhentikan), bahkan menurut saya sudah agak terlambat," kata Dicky kepada Kompas.com, Senin.
Menurut dia, PTM harus diberhentikan setidaknya hingga pertengahan Maret 2022.
Sebab, masa tersebut diprediksi akan menjadi momen kritis penyebaran kasus varian Omicron.
"Pembelajaran tatap muka harus diberhentikan setidaknya Februari ini hingga pertengahan Maret 2022," kata dia. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Anies Bereaksi Santai Saat Dapat Desakan Jokowi, Gejala Omicron Disebut Tak Berbahaya: Jangan Panik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gubernur-anies-baswedan-berbicara-di-channel-youtube-pribadinya.jpg)