Parkir ilegal
Blok M Dikepung Parkir Ilegal, Pemprov DKI Sikat Jukir Liar dan Segel Operator Nakal!
Blok M Dikepung Parkir Ilegal, Pemprov DKI Sikat Jukir Liar dan Segel Operator Nakal!
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Budi Sam Law Malau
Ringkasan Berita:
- Pemprov DKI menggelar operasi gabungan selama dua jam di kawasan Blok M dan mengamankan 13 juru parkir liar untuk dibawa ke Dinas Sosial.
- Tugas Berat Kadishub Baru: Gubernur Pramono Anung menegaskan pembenahan sengkarut parkir liar Blok M menjadi ujian perdana bagi Kadishub baru, Budi Awaluddin, per 1 Juni 2026.
- Kebocoran PAD Rp100 Juta: DPRD DKI menyegel operator ilegal Best Parking yang diduga beroperasi tanpa izin sejak 2023, memicu potensi kebocoran pendapatan Rp100 juta per hari.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Langkah agresif dalam menata wajah ibu kota terus digalakkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Kali ini, kawasan strategis Blok M di Jakarta Selatan yang menjadi pusat nadi ekonomi dan ruang kreatif anak muda, menjadi sasaran utama operasi pembersihan berskala besar.
Langkah ini diambil demi mengembalikan ketertiban umum sekaligus mengikis habis praktik pungutan liar (pungli) yang telah lama meresahkan masyarakat.
Baca juga: Parkir Liar di Jalan Prof. Dr. Satrio Jaksel Ditertibkan, 21 Motor Diangkut Petugas Gabungan
Operasi senyap yang digelar pada Kamis (21/5/2026) sore tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu.
Menurunkan kekuatan penuh, Dishub DKI berkolaborasi dengan Unit Pengelola (UP) Parkir, Satpol PP, Dinas Sosial, personel Lintas Jaya, hingga unsur TNI dan Polri.
Sebelum genderang operasi ditabuh, tim UP Parkir rupanya telah melakukan pengintaian intelijen selama satu hari penuh.
Langkah ini krusial untuk memetakan titik-titik krusial yang kerap dijadikan lapak basah aktivitas parkir ilegal.
Berlangsung ketat selama dua jam dari pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, petugas gabungan berhasil menjaring 13 orang juru parkir (jukir) liar yang kedapatan tengah memungut uang dari pengendara.
“Penertiban ini merupakan bagian dari upaya bersama menjaga ketertiban umum dan memberikan kenyamanan bagi warga. Kami mengedepankan pendekatan humanis, di mana 13 jukir liar yang terjaring langsung dibawa menggunakan kendaraan Dinas Sosial untuk menjalani pembinaan intensif,” ujar Bernad Octavianus Pasaribu dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Ujian Perdana Kadishub Baru Pilihan Pramono Anung
Sengkarut perparkiran di Blok M nyatanya bukan perkara remeh.
Masalah menahun ini bahkan memantik perhatian serius dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Pramono menyoroti fakta miring di mana pungli tetap subur bergerilya di kawasan Blok M Square, padahal hak pengelolaan parkir secara resmi telah dialihkan ke tangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Baca juga: Dishub Jakarta Selatan Soroti Parkir Liar dan Akses Jalan saat CFD Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan
Secara blak-blakan, Pramono menegaskan bahwa karut-marut ini akan menjadi tolok ukur dan ujian perdana bagi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang baru, Budi Awaluddin, yang dijadwalkan resmi menakhodai Dishub per 1 Juni 2026.
“Salah satu tugas utamanya adalah menyelesaikan persoalan parkir liar yang ada di Blok M. Ini menjadi tugas Kadishub yang baru yang ada di depan kalian semua (Pak Budi). Jadi kalau tidak bisa diselesaikan, komplain Pak Budi, langsung di depan Pak Budi,” tegas Pramono Anung saat ditemui di Kebayoran Baru, Selasa (19/5/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/PARKIR-LIAR-BLOKM-Kawasan-strategis-Blok-M-di-J.jpg)