Lifestyle
Aplikasi Pintu Dukung Pembentukan Bursa Crypto Indonesia
Wacana pembentukan bursa kripto di Indonesia sudah bergulir sejak tahun lalu. Hal ini sudah menjadi pembahasan di berbagai pihak
Penulis: MNur Ichsan Arief |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wacana pembentukan bursa kripto di Indonesia sudah bergulir sejak tahun lalu.
Jika rencana pembentukan bursa terealisasi pada tahun 2022, bursa ini akan menjadi yang pertama di dunia yang diregulasi oleh Pemerintah.
Pembentukan bursa tersebut dibahas secara mendalam pada acara Zooming With Primus bertajuk “Menyongsong Bursa Kripto Indonesia” yang dihadiri secara daring oleh Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Jerry Sambuaga, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia Asih Karnengsih, dan Founder & CEO PT Pintu Kemana Saja Jeth Soetoyo pada Kamis (27/1/2022).
Baca juga: Indodax Raih Penghargaan Dunia Fintech Awards Sebagai Startup Aset Kripto Terbaik
Baca juga: Aplikasi Pintu Tambah Enam Token Baru dengan Lebih dari 40 Aset Crypto
Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan mengatakan, pertumbuhan aset crypto di Indonesia sangat tinggi dan potensial,
Jumlah investor aset crypto di Indonesia per Desember 2021 telah mencapai 11 juta orang. Padahal di tahun 2020 lalu masih berkisar di bawah 5 juta orang. Selain itu, akumulasi nilai transaksi aset crypto pada tahun 2021 meningkat hingga Rp859,45 triliun hanya dalam waktu satu tahun atau rata-rata per hari mencapai Rp2,3 triliun.
Untuk itu pembentukan bursa kripto ini untuk memastikan prioritas pada perlindungan konsumen, keamanan pedagang atau pelaku industri, dan juga konsumen yang melakukan jual beli.
Pemerintah melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ingin menciptakan ekosistem yang sehat melalui pembentukan bursa. Hal ini sejalan dengan amanah undang-undang yang berlaku serta mencegah berbagai praktik ilegal.
Asih Karnengsih, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia memiliki harapan terhadap pembentukan bursa kripto Indonesia.
Baca juga: Klub Basket Amartha Hangtuah akan Arungi Kompetisi IBL 2022 dengan Dukungan dar Perusahaan Kripto
Baca juga: Bitcoin Alami Kelesuan di Akhir Tahun, Berikut Proyeksi Aset Kripto di Tahun Depan
“Semoga dengan terbentuknya bursa akan mendorong industri crypto lebih maju lagi dan aset crypto akan mendapatkan kepercayaan masyarakat serta fungsinya semakin banyak dikembangkan. Akan tetapi yang terpenting adalah terus memberikan edukasi untuk masyarakat terkait investasi aset crypto”, ucapnya.
Jeth Soetoyo, Founder & CEO Pintu turut menyambut baik pembentukan bursa kripto Indonesia,
“Dalam rangka menjaga keamanan pelaku trading aset crypto di Indonesia, pembentukan bursa ini dirasa perlu segera dibentuk dalam waktu dekat ini”, katanya.
Menurutnya ada empat pondasi yang perlu diperhatikan, yaitu bursa itu sendiri, kedua pedagang aset, ketiga kliring house, dan terakhir adalah kustodian.
Seluruhnya mirip dengan pembentukan pasar modal namun dengan responsibility yang berbeda. Secara prinsip adalah kebersamaan seluruh pihak, dari mulai pelaku industri, Pemerintah, dan stakeholders terkait untuk membangun ekosistem yang sehat dan dapat menyukseskan rencana pembentukan bursa ini.
Simak Video Pelaku Penusukan Kalideres Ditangkap :
Jeth menambahkan, “Pembentukan bursa ini juga menjadi bentuk proteksi dalam ketahanan nasional terhadap revolusi industri digital, dalam hal ini melalui teknologi blockchain dan crypto”.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bonny-bappebti.jpg)