Prabowo Bilang Pengganti KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513 yang Dijual Sudah Disiapkan

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, penghapusan KRI tersebut bentuk alamiah karena faktor umur yang tua.

Editor: Yaspen Martinus
Kemhan
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pengganti KRI yang dihapus. 

Namun, Fraksi Partai Demokrat memberikan catatan agar segera ada pengganti setelah dua kapal itu dijual.

Baca juga: Dituding Legislator Demokrat Sembunyikan Kasus, Ketua KPK: Semuanya Transparan

Setelah mendengarkan pendapat fraksi-fraksi, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid membacakan kesimpulan rapat yang menyetujui penjualan tersebut.

"Setelah mendengarkan penjelasan Menhan, Menkeu, KSAL, Komisi I DPR RI memutuskan menyetujui usulan penjualan kapal eks KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513 pada Kementerian Pertahanan."

"Sesuai dengan Surpres nomor R sekian sekian, perihal permohonan persetujuan penjualan barang milik negara berupa kapal eks KRI Teluk Mandar 514 dan KRI 513 pada Kementerian Pertahanan."

Baca juga: Pesan Johan Budi kepada Pimpinan KPK: Kita Harus Lebih Dulu Berintegritas Sebelum Mengajari Orang

"Dan dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Meutya.

Prabowo menyambut baik persetujuan Komisi I DPR.

Prabowo merasa senang mendapatkan dukungan politik dari DPR terkait penjualan kapal.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 26 Januari: Rekor Tertinggi di 2022! Pasien Positif Tambah 7.010 Orang

"Kami merasa benar-benar dukungan politik yang sangat luar biasa."

"Kemudian kami juga harus melaporkan bahwa Menkeu dan Kemenkeu juga telah membantu dan telah mendukung rencana ini."

"Jadi memang kita harus akui bahwa Menkeu kita sangat prudent, sangat hati-hati," kata Prabowo.

Keropos

Sebelumnya, Prabowo memaparkan alasan rencana penjualan barang milik negara berupa eks KRI Teluk Mandar 514 dan eks KRI Teluk Penyu 513.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Kamis (27/1/2022).

Prabowo menjelaskan, sebelumnya TNI Angkatan Laut telah membentuk tim penelitian terhadap rencana proses penjualan dua kapal eks KRI tersebut.

Baca juga: Cari Kepala Otorita IKN, Jokowi Bentuk Tim Kecil untuk Kasih Masukan dan Pertimbangan

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved