PPKM

Ariza tak Kaget Jakarta Berstatus PPKM Level 2 Sampai 31 Januari 2022

Wagub DKI Ahmad Riza Patria tak kaget ketika pemerintah pusat mengumumkan tetap berstatus level 2 untuk PPKM.

Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan status PPKM level 2, artinya semua aktivitas tetap, tak ada yang berubah. 

 WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah pusat kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 untuk DKI Jakarta terhitung 25-31 Januari 2022.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa aturan yang berlaku masih sama dengan minggu lalu.

"PPKM level 2 di Jakarta masih sama dengan minggu lalu untuk pembatasan," ucap Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (25/1/2022) malam.

Baca juga: Tangani Limbah B3, Faskes dan Industri di Jakarta Andalkan Insinerator

Ariza juga menambahkan untuk lokasi perbelanjaan, mal, supermarket, dan area publik lainnya tetap wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Untuk lokasi pusat perbelanjaan, mall, supermarket, hypermarket, restaurant, cafe, bioskop, gym, area publik, tempat wisata dan sarana olahraga wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi," jelasnya.

Hal tersebut dilakukan untuk skrining kepada semua pegawai dan pengunjung serta hanya pengunjung kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang diperbolehkan masuk.

Sebelumnya diketahui, DKI Jakarta kembali berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 dengan rentan waktu 25-31 Januari 2022.

Baca juga: Dinas PPKUKM DKI Bakal Mengawasi Ketersediaan Minyak Goreng di Pasaran

Adapun keputusan tersebut sesuai dengan Instruksi Mengeri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 5 Tahun 2022 tentang PPKM level 3, 2 dan 1 wilayah Jawa-Bali.

"Khusus kepada Gubernur DKI Jakarta untuk wilayah Kabupaten/Kota dengan kriteria Level 2 yaitu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kota Administrasi Jakarta Pusat," bunyi Inmendagri yang dikutip, Selasa (25/1/2022).

Status PPKM Level 2 Jakarta sesuai dengan arahan presiden Joko Widodo dan sudah sesuai dengan kategori level pada situasi pandemi hasil asesmen yang dilakukan, hal tersebut tertuang dalam Inmendagri yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Senin (24/1/2022).

Baca juga: Perpustakaan Punya Daya Dukung Meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda

Sebagai informasi, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 1.708 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 12.196 (orang yang masih dirawat/isolasi).

"Perlu digarisbawahi bahwa 10.299 orang dari jumlah kasus aktif (84,4%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 2.190 orang sehingga total 883.490 kasus, yang mana 1.829 (83,5%) di antaranya juga merupakan transmisi lokal," ucap Dwi melalui keterangan tertulisnya, Selasa (25/1/2022).

Dwi turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Dari 1.697 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.166 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 531 lainnya adalah transmisi lokal.

Baca juga: Penumpang Bandara Halim Bingung Malam Ini Sepi Penumpang, Pelayan Restauran Tetap Kerja Meski Tutup

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 selama 7 (tujuh) hari ke depan, mulai 18 Januari hingga 24 Januari 2022.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved