Berita Nasional
Politisi Gerindra dan Jubir PA 212 Eka Gumilar Umumkan Akan Gabung PKS, Sebut Demi Kawal Keadilan
Menurut Eka Gumilar, bersama PKS ia akan berupaya mengawal keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Aktivis yang sekaligus Politisi Partai Gerindra, Eka Gumilar membuat pernyataan mengejutkan.
Melalui Twitter pribadinya, ia mengumumkan akan bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Awalnya, Eka turut berkomentar atas bergabungnya ratusan driver Ojek Online menjadi kader PKS.
Ia pun lantas menyebut bahwa pada Senin 24 Januari dirinya juga akan secara resmi mendaftar sebagai kader PKS.
"InsyaAllah hari senin 24 January saya juga akan resmi bergabung sebagai kader @PKSejahtera," tulis Eka Gumilar dikutip Warta Kota pada Jumat (21/1/2022).
Baca juga: Dikepung Ribuan Anggota Aliansi Sunda Karawang, Ketua DPRD Karawang Sepakat Arteria Dahlan Dipecat
Eka mengungkapkan alasan dirinya bergabung dengan PKS.
Menurutnya, bersama PKS ia akan berupaya mengawal keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
"Ingin ikut bersama berjuang bersama PKS mengawal keadilan dan kesejahteraan Rakyat Indonesia agar semakin REKAT Tanpa Adil dan Sejahtera tentu sangatlah sulit," tulisnya lagi.
Di sisi lain, di PKS ia menganggap perjuangan politiknya bisa bermanfaat bagi umat
Baca juga: Pesan Anies kepada Tukang Nyinyir dan Pengkritik: Gunakan Fakta, Bukan Fiksi Apalagi Fitnah
"Bersama @PKSejahtera perjuangan politik akan lebih indah dan bermanfaat bagi Umat, Bangsa dan Negara sambil terus menjaga niat,menabur bakti. InsyaAllah,bernilai ibadah jika ikhlas Saya SIAPKS gabung bagaimana anda? Mari bersama," tandasnya
Jubir PA 212 dan sempat laporkan relawan Jokowi
Eka Gumilar juga merupakan juru bicara bicara Presidium Alumni 212.
Ia pernah menjadi sorotan saat melaporkan pendukung Ahok dan Jokowi, Immanuel Ebenezer ke polisi.
Pada saat membuat laporan, Eka Gumilar, mengatakan, mereka atas nama Presidium Alumni 212 melaporkan Immanuel Ebenezer karenna pernyataannya yang menyebut: kelompok 212 merupakan penghamba uang dan tuannya adalah uang.
"Beliau katakan bahwa umat 212 itu penghamba uang dan tuan-tuanya adalah uang, ini sangat menyakiti hati umat khususnya yang mengikuti aksi 212 terdahulu," ujar Eka di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/2/2019) lalu.
Baca juga: Dikepung Ribuan Anggota Aliansi Sunda Karawang, Ketua DPRD Karawang Sepakat Arteria Dahlan Dipecat