Kamis, 9 April 2026

Berita Video

VIDEO : Dinkes Depok Akan Pantau Warga Isolasi Mandiri

Puskesmas akan melakukan pemantauan tracing, testing, dan treatment kepada warga dan keluarga yang terkonfirmasi Covid-19

Wartakotalive.com/Muhammad Fajar Riyandanu
Zakiah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Depok 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Depok, Zakiah, meminta para warga yang terkonfirmasi Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Tetapi tetap lihat kondisi pasien, kalau kondisinya ringan dan sedang, bisa dilakukan di rumah maka isolasi mandiri di rumah dan tidak lupa lapor di Puskesmas," kata Zakiah saat ditemui di SMAN 2 Depok pada Rabu (19/1/2022).

Simak Video Berikut :

Pihak puskesmas akan melakukan pemantauan tracing, testing, dan treatment kepada warga dan keluarga yang terkonfirmasi Covid-19.

Selanjutnya, apabila kondisinya makin memburuk, pasien akan dirujuk ke rumah sakit guna mendapat perawatan lebih lanjut.

"Jika kondisinya saat pemantauan membutuhkan perawatan lebih lanjut, maka akan dirujuk ke rumah sakit," sambung Zakiah.

Pada kesempatan tersebut, Zakiah mengatakan, hal terpenting dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 yakni dengan menaati protokol kesehatan dan melakukan aktivitas fisik seperti olah raga dan konsumsi sayur-mayur.

"Tetap untuk prokes 5M segala jenis Covid-19 varian Delta, Omicron, terpenting adalah prokes, Insyallah akan menutup itu," ujarnya.

Baca juga: 4 Warga Kota Tangerang Dipastikan Positif Omicron

Baca juga: Omicron Mengganas, Epidemiolog Sarankan Pemerintah Setop Pembelajaran Tatap Muka Hingga Awal Maret

Kemudian, perihal capaian vaksinasi anak di Kota Depok sudah mencapai 98 persen untuk dosis pertama. Sementara untuk tenaga pendidik sudah menyentuh angka 90 persen.

"Karena syarat untuk melakukan PTM adalah level PPKM, vaksinasi kedua bagi tenaga pendidikan dan lansia. Di Depok sudah masuk kategori A," jelasnya.

Pemerintahan Kota Depok juga rencananya akan melaksanakan PTM 100 persen pada awal Februari mendatang. Salah satu aturan yang harus ditaati yakni tiap sekolah tidak diperkenankan untuk membuka kantin sekolah. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 klaster sekolah.

"Kalau mengacu pada SKB 4 Menteri, kantin memang belum boleh untuk buka selama PTM terbatas ini. Sarapan di rumah kalau bisa tidak jajan karena kantinnya tutup," paparnya.

Perihal vaksinasi dosis ketiga atau booster, Pemkot Depok masih memprioritaskan vaksinasi kepada warga lansia.

"Saat ini prioritas (vaksin booster) untuk lansia dan masih menunggu datangnya lebih distribusi vaksin untuk yang lain (puskesmas)," pungkas Zakiah.

Baca juga: Epidemiolog Duga Kasus Omicron di Indonesia Delapan Kali Lebih Banyak dari yang Dilaporkan

Baca juga: Politisi Partai Gerindra Dukung PTM 100 Persen di Kota Depok di saat Varian Omicron Meningkat

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Depok, Umi Zakiati, meminta warga Kota Depok yang terkonfirmasi Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved