Nomor Polisi Lima Mobil Arteria Dahlan Sama, IPW: Ini Pelanggaran Hukum, Polisi Jangan Diam!

Menurut Sugeng, tindakan yang dilakukan oleh Arteria diduga sebagai pelanggaran hukum.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/Vincentius Jyestha
Lima mobil terparkir di parkiran basement Nusantara II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2022). Kelima mobil ini memiliki pelat nomor yang sama, yakni 4196-07, dengan lambang DPR. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendesak polisi mengusut dugaan pemalsuan pelat nomor mobil milik anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan.

Menurut Sugeng, tindakan yang dilakukan oleh Arteria diduga sebagai pelanggaran hukum.

Karena itu, Korps Bhayangkara diminta segera mengusut kasus tersebut.

Baca juga: OTT di Pengadilan Negeri Surabaya, KPK Ciduk Hakim, Panitera, dan Pengacara

"Penggunanya adalah anggota legislatif, selain dugaan pelanggaran pidana pemalsuan, juga adalah pelanggaran etika yang harus diperiksa di MKD."

"Polisi tidak boleh diam, harus diusut untuk pelanggaran hukum ini. Tidak boleh takut mengusut hal ini," kata Sugeng saat dikonfirmasi, Kamis (20/1/2022).

IPW, kata Sugeng, juga meminta Polri menindak jika nantinya ada oknum polisi yang terlibat dalam dugaan pemalsuan pelat nomor kendaraan milik Arteria Dahlan tersebut.

Baca juga: Ini Wajah Hakim PN Surabaya yang Diciduk KPK, Diduga Terima Suap Pengurusan Perkara

"Kalau juga melibatkan oknum polisi, maka harus diperiksa dan ditindak," tutur Sugeng.

Sugeng menjelaskan, pelat nomor setiap kendaraan harus memiliki pembeda satu sama lain.

Pelat nomor yang sama persis, bisa diduga pemalsuan.

Baca juga: Polri Benarkan Mobil Bernopol 4196-07 Punya Arteria Dahlan, kenapa Ada Lima Kendaraan Berpelat Sama?

"Pelat nomor setiap kendaraan harus ada pembeda."

"Nomor bisa sama tapi ada pembeda pada huruf atau yang lain."

"Kalau sama persis, maka ada dugaan salah satunya palsu. Ini adalah pelanggaran hukum," tegas Sugeng.

Baca juga: KRONOLOGI KPK Bekuk Bupati Langkat, Sempat Kabur Lalu Menyerahkan Diri ke Polres Binjai

Sugeng menuturkan, Arteria Dahlan bisa disangka melanggar UU Lalu Lintas, yang ancaman hukumannya paling lama 6 tahun penjara.

"Bisa dikenakan pasal 263 jo 266 ancaman 6 tahun KUHP, dan 280 Jo 288 UU Lalu Lintas ancaman 2 bulan."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved