Breaking News:

Mengurus Buaya

Warsidi Pasrah Digaji Rp 400.000 per Minggu demi Menjaga Amanat Mengurusi Buaya

Keteguhan dalam bekerja bisa ditiru dari Warsidi, meski digaji rendah dia tetap loyal mengurus buaya di Taman Buaya Indonesia Jaya.

Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang
Warsidi, pengurus buaya di Taman Buaya Indonesia Jaya sedih gajinya kecil, sementara kerja dan tanggung jawab besar. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dibalik kebesaran dari Taman Buaya Indonesia Jaya, terdapat sosok yang tak bisa dilupakan jasanya.

Dia adalah Warsidi, karyawan yang puluhan tahun mengabdikan dirinya untuk merawat buaya-buaya di objek wisata reptil buas tersebut.

Pria berusia 48 tahun ini bahkan setia bekerja hingga kepengurusan taman buaya beralih ke generasi ketiga.

Baca juga: Rika Apriyanti Sukses Geluti Bisnis Kuliner Miegokie

Tak heran, dirinya pun ikut dalam bagian sejarah taman buaya Indonesia, mulai dari penangkaran di Jakarta (tutup), penangkaran di Tangerang (tutup) dan kini di Bekasi, persisnya di Desa Sukaragam, Jalan Raya Serang - Cibarusah KM 3 Bekasi, Jawa Barat.

"Saya ngurusin buaya sejak tahun 1986 sampai sekarang. Saat itu masih usia 14 tahun. Disini dari tahun 1991 hingga saat ini," ujarnya saat ditemui Warta Kota, Selasa (11/1/2022).

Bukan tanpa alasan Warsidi mau bekerja menjadi pengurus buaya.

Kondisinya kala itu telah yatim, sehingga hatinya tergerak membantu ibunya mencari uang. Tawaran untuk bekerja pun ia terima dari pemilik taman buaya Indonesia Jaya (alm. Lukman Arifin)

Warsidi saat sedang memberi makan buaya-buaya di Taman Buaya Indonesia Jaya.
Warsidi saat sedang memberi makan buaya-buaya di Taman Buaya Indonesia Jaya. (Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang)

"Tidak tahu, jiwa saya malah larinya ke penangkaran buaya. Dulu buayanya sampai 15000 ekor, kalau sekarang kisaran 600 ekor. Disini 320-an sisanya di Tanjung Pasir," tambahnya.

Tak terhitung pula buaya yang telah ia rawat sejak kecil hingga besar.

Bagi Warsidi, merawat buaya termasuk gampang-gampang susah. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved