Lifestyle
Melewati Periode Mendebarkan, Masa Tunggu Pasca Transfer Embrio pada Program Bayi Tabung
Two Weeks Waiting (TWW) atau periode tunggu setelah tindakan transfer embrio (dikenal pula dengan ET atau embryo transfer) periode yang mendebarkan
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: LilisSetyaningsih
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dengan biaya yang cukup besar, serta prosesnya yang menguras waktu dan tenaga, harapan besar akan digantung ketika menjalani program bayi tabung.
sementara banyak faktor yang mendukung keberhasilan program bayi tabung.
Sampai saat ini angka keberhasilan program bayi tabung mencapai 40 persen.
Serangkaian proses bayi tabung akan berujung pada menunggu.
Two Weeks Waiting (TWW) atau periode tunggu setelah tindakan transfer embrio (dikenal pula dengan ET atau embryo transfer) merupakan salah satu periode yang paling mendebarkan bagi suami istri yang tengah menjalani program bayi tabung.
Baca juga: Menanti Selama 12 Tahun, Dea Ananda Hamil Setelah Ikut Program Bayi Tabung
Baca juga: Pentingnya Menilai Cadangan Ovarium untuk Keberhasilan Program Bayi Tabung
Yuk, simak do’s and don’t’s pada periode ini supaya Anda dan pasangan lebih tenang seperti dikutip dari siaran pers dari RS Pondok Indah IVF Centre dan RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, Minggu (9/1/2022).
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi, dan Reproduksi dr. Aida Riyanti, Sp.OG-KFER, M.RepSc mengatakan, bukanlah rahasia bahwa siklus bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) dapat membebani.
Bukan hanya pada tubuh Anda yang menjalani program bayi tabung, melainkan juga kesejahteraan emosional dan mental.
"Namun jangan khawatir, pada periode tunggu, sebenarnya tidak harus selalu istirahat di tempat tidur atau berbaring sepanjang waktu. Mempertahankan rutinitas normal juga penting untuk mengalihkan pikiran dari waktu dua minggu yang pasti terasa sangat panjang," paparnya.
Baca juga: Pengalaman Menonton Yang Luar Biasa dengan Tampilan Halus dan Jernih lewat HP
1. Bersikap santai dan berpikir positif
Bersikap santai dapat membantu mengatasi emosional yang naik turun yang mungkin kerap dialami.
Sangat penting bagi Anda dan suami untuk meluangkan waktu beristirahat, bersantai, dan memulihkan diri.
"Intinya, lakukan segala hal yang membuat Anda dan suami merasa santai selama menunggu hasil, sambil melakukan hal-hal yang membuat rileks dan berpikir positif," ujar dr. Aida.
"Dibarengi dengan mengurangi paparan informasi yang belum jelas kebenarannya, atau mengurangi akses media sosial, mungkin dapat membantu Anda dan suami lebih tenang," imbuhnya.
Setelah embrio transfer, dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi akan meresepkan obat-obatan penunjang untuk meningkatkan kemungkinan embrio untuk terimplantasi/menempel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171014-wanita-hamil_20171014_162116.jpg)