Kamis, 4 Juni 2026

Lifestyle

Melewati Periode Mendebarkan, Masa Tunggu Pasca Transfer Embrio pada Program Bayi Tabung

Two Weeks Waiting (TWW) atau periode tunggu setelah tindakan transfer embrio (dikenal pula dengan ET atau embryo transfer) periode yang mendebarkan

Tayang:
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: LilisSetyaningsih
Warta Kota
Ilustrasi hamil 

Lanjutkan pengobatan suportif seperti yang diinstruksikan oleh dokter.

Sangat penting untuk mengikuti saran dokter dan tetap mengonsumsi obat apa pun yang direkomendasikan selama masa penantian dua minggu tersebut.

Sebaiknya, hindari melewatkan dosis dan jangan memutuskan untuk menghentikan pengobatan sendiri.

2. Asupan makanan dengan gizi seimbang

Asupan makanan yang baik dengan gizi seimbang merupakan salah satu poin penting yang dapat menyukseskan implantasi embrio pada rahim.

Jika semua berjalan sesuai rencana, di dalam tubuh Anda selama 9 bulan ke depan akan tumbuh bayi mungil yang membutuhkan nutrisi yang baik.

Baca juga: Turunkan Angka Stunting Lewat Kebiasaan Konsumsi Gizi Seimbang

Ini saat yang tepat untuk merangkul kebiasaan makan sehat yang direkomendasikan untuk wanita hamil.

Idealnya, calon ibu sebaiknya makan berbagai macam buah dan sayuran, serta makanan yang kaya kalsium, protein, vitamin B, dan zat besi.

Asam folat juga dapat dimasukkan ke menu harian Anda.

Ada banyak manfaat mengonsumsi asam folat sebelum dan saat hamil.

Ibu hamil membutuhkan sekitar 400 mcg per hari untuk mencegah neural tube defect.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa asam folat dapat mengurangi kemungkinan bayi mengalami celah bibir atau langit-langit, juga dikaitkan dengan risiko cacat jantung bawaan yang lebih rendah pada bayi.

Asupan asam folat dapat diperoleh dari bayam, asparagus, brokoli, alpukat, tomat, jeruk, lemon, buah bit, kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kacang polong, dan kacang walnut, daging unggas, hati sapi, daging merah, hati ayam, hidangan laut, dan telur.

3. Stop dulu Aktivitas Seksual

Meski tidak terbukti secara ilmiah bahwa hubungan intim menjadi kontraindikasi pasca tindakan transfer embrio atau dalam kehamilan, kontraksi rahim akibat orgasme bisa menjadi hal yang mengkhawatirkan.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved