Kamis, 23 April 2026

Lifestyle

Ketika Waktu Perawatan di Kursi Gigi Menjadi Lebih Singkat

Teknologi dan Digitalisasi Dalam Dunia Kesehatan Membuat Diagnosis dan Perawatan menjadi Lebih Cepat, Tepat dan Presisi

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: LilisSetyaningsih
istimewa/RS Pondok Indah
Prosedur tindakan perawatan gigi juga jadi lebih sederhana dengan menggunakan teknologi digital 

Namun perawatan gigi harus dilakukan dan penting.

Baca juga: Produk Tembakau Alternatif dianggap Punya Potensi lebih Rendah Risiko pada Kesehatan Gigi dan Mulut

Kesehatan gigi  tidak hanya untuk kesehatan gigi, tapi juga untuk kesehatan secara umum.

Gigi geligi yang sehat akan membuat asupan makanan dapat diolah sejak di mulut.

Selain itu gigi dan mulut juga jadi pintu masuk kuman bila ada gigi  yang bolong atau mulut yang tidak sehat.

Bahkan munculnya sakit jantung juga dapat berhubungan dengan gigi dan mulut yang tidak sehat. 

Untungnya masalah itu bisa ditanggulangi. 

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Tetap Jaga Kebersihan Mulut dan Saluran Pernapasan, ini Caranya

Drg. Jonan mengatakan, dengan penggunaan teknologi terbaru untuk kedokteran gigi akan membuat waktu perawatan di kursi gigi menjadi lebih singkat.

Prosedur tindakan perawatan gigi juga jadi lebih sederhana.

“Pasien akan merasa lebih nyaman dan mendapatkan pengalaman baru perawatan gigi dengan teknologi terkini. Hasil produk restorasi gigi akan lebih tepat, akurat, dan presisi,” kata drg. Jonan saat menjadi pembicara di konferensi pers HUT ke 35 RS Pondok Indah dengan tema ‘Terus Berinovasi Selama 35 Tahun, RS Pondok Indah Group Dukung Transformasi Teknologi dan Digitalisasi dalam Dunia Kesehatan’ belum lama ini.

Baca juga: Pentingnya Menilai Cadangan Ovarium untuk Keberhasilan Program Bayi Tabung

Ia mengatakan, selain lebih cepat, efektif, dan efisien, manfaat digital di kedokteran gigi juga dapat meningkatkan penerimaan dan persetujuan dari pasien akan rencana perawatan karena  pasien ikut terlibat dan menentukan dari awal pemeriksaan.

“Mengurangi limbah medis juga karena penyimpanan rekam medis dilakukan secara digital,” imbuh drg. Jonan. (Lis)

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved