Berita Jakarta

Ancol Dituding Utang Rp 1,2 triliun dari Bank DKI demi Formula E, Wagub Ariza Angkat Bicara

Ariza mengaku tidak begitu mengetahui peruntukkan duit yang dipinjam Ancol dari Bank DKI.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
istimewa
Pintu masuk Ancol 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai, badan usaha meminjam duit dari perbankan untuk mengembangkan bisnisnya merupakan hal yang lumrah.

Hal itu dikatakan Ariza untuk menjawab polemik tentang Taman Impian Jaya Ancol mendapat kredit Rp 1,2 triliun dari Bank DKI untuk ajang balap Formula E, pada 4 Juni 2022 mendatang.

Sementara kedua badan usaha itu membantah, dana kredit tersebut untuk Formula E.

Namun, duit akan digunakan untuk mengembangkan bisnis Ancol pasca pemerintah memberikan relaksasi pembatasan kegiatan di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Hari Ini Komisi B DPRD Gelar Rapat Terkait Peruntukan Kredit Bank DKI untuk Pembangunan Jaya Ancol

Baca juga: Taman Impian Jaya Ancol Ramai Dikunjungi Warga Tapi Jumlahnya Masih Dibawah 25%

"Setiap BUMD atau badan usaha lainnya, atau BUMN itu biasa pinjam ke bank mau ke bank DKI, Bank Mandiri, atau bank swasta silakan. Tentu mereka punya peruntukan sejauh pinjaman itu bankable visible projeknya tentu bank bisa membantu," kata Ariza di Balai Kota DKI pada Senin (27/12/2021) malam.

Ariza mengaku tidak begitu mengetahui peruntukkan duit yang dipinjam Ancol dari Bank DKI.

Tetapi mantan anggot DPR RI Fraksi Gerindra ini meyakini, kredit dipakai Ancol sebagai upaya pengembangan bisnis mereka.

Baca juga: Anies Naikkan UMP 5,1 Persen, Politikus PDI P Gerah: Kalau Mau Pencitraan Jangan Manfaatkan Buruh

"Ancol itu kan sudah perusahaan Tbk (terbuka), jadi nggak sembarangan dia minjam. Pasti dapat dipertanggungjawabkan," ujar Ariza.

Selain itu, kata dia, perencanaan yang dibuat Ancol juga sudah matang dengan studi kelayakan dan detail gambar kerja yang dimiliki. Apalagi Ancol juga meminjam duit itu sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.

"Semua prosesnya saya kira sudah sesuai dengan SOP, karena kalau tidak sesuai yah tidak mungkin mendapat pinjaman," katanya.

Seperti diketahui, Bank DKI menepis kabar tentang kredit Rp 1,2 triliun yang dikucurkan kepada PT Taman Impian Jaya Ancol, Tbk untuk ajang Formula E pada 4 Juni 2022 mendatang.

Baca juga: Sampaikan Pesan Kesetaraan di Momen Natal, Anies Keluarkan IMB Gereja Katolik Kalvari dan GPIB

Bank pembangunan daerah (BPD) ini menyebut, duit sebanyak tersebut akan digunakan untuk tambahan modal kerja operasional Ancol yang kembali melaksanakan aktivitas bisnisnya seiring dengan relaksasi pembatasan sosial di DKI Jakarta, termasuk untuk investasi.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini menjelaskan, duit sebanyak Rp 389 miliar untuk kredit modal kerja Ancol.

Kemudian kredit investasi Rp 516 miliar untuk refinancing PUB II Obligasi Tahap II Ancol dan kredit investasi sebesar Rp 334 miliar untuk revitalisasi dan penataan gerbang timur Ancol, termasuk pembangunan atraksi baru Bird Land, renovasi wahana-wahana Dufan, renovasi dan revitalisasi hotel Putri Duyung, serta renovasi atraksi Sea World.

“Dengan demikian penyaluran kredit tersebut tidak ada kaitannya dengan E-Formula,” kata Herry berdasarkan keterangannya pada Jumat (24/12/2021).

Baca juga: Bank DKI Tepis Kabar Soal Kredit Rp 1,2 Triliun yang Dikucurkan kepada Ancol untuk Formula E

Herry mengatakan, selain pemberian kredit, Bank DKI bersama Ancol juga melakukan kolaborasi layanan pemasaran digital.

Hal ini meliputi kerjasama pemasaran tiket rekreasi Taman Impian Jaya Ancol yang mencakup kerjasama pemasaran unit rekreasi, kerjasama penjualan tiket, dan pengembangan mekanisme pembayaran digital untuk pengembangan ekosistem digital di Ancol.

Harapannya pelanggan Ancol dan nasabah Bank DKI memperoleh pengalaman atas produk dan jasa yang dimiliki Ancol dan Bank DKI, sehingga akan semakin loyal.

Baca juga: Anies Minta Bupati Tangerang Perketat Pintu Masuk Indonesia dari Bahaya Omicron

“Selain itu seluruh cashflow keuangan Ancol dikelola di Bank DKI, termasuk untuk cash pooling atas pembayaran pelanggan Ancol melalui e-commerce,” ucapnya. (faf) 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved