Virus Corona

Anak di Bawah Usia 18 Tahun Belum Boleh Donor Darah, Apalagi Plasma Konvalesen

Metode ini disebut-sebut dapat meningkatkan peluang kesembuhan pasien Covid-19.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/ Rizki Amana
Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu metode pengobatan yang digunakan untuk menangani pasien Covid-19. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu metode pengobatan yang digunakan untuk menangani pasien Covid-19.

Metode ini disebut-sebut dapat meningkatkan peluang kesembuhan pasien Covid-19.

Proses pengobatan dengan metode ini dilakukan dengan mendonorkan plasma donor darah dari penyintas Covid-19.

Baca juga: Kebijakan Polri Awasi Mobilitas Masyarakat Saat Libur Nataru Disesuaikan dengan Aturan Pemda

Lalu, apakah anak-anak boleh melakukan donor plasma konvalesen?

Dokter spesialis anak dan konsultan gastrohepatologi dr Ariani Dewi Widodo Sp A (K) mengatakan belum boleh.

"Memang anak-anak itu kurang 18 tahun belum boleh memberikan donor darah."

Baca juga: Kasus Korupsi QCC, RJ Lino Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta

"Donor darah biasa saja mereka belum boleh, apalagi plasma konvalesen," ungkapnya pada kanal YouTube Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) -KPCPEN, Rabu (15/12/2021).

Syarat-syarat untuk bisa melakukan donor konvalesen dari Palang Merah Indonesia, pertama, berusia 18-60 tahun, dan berat badan harus lebih 55 kilogram.

Lalu, diutamakan pria. Apabila wanita, harus tidak pernah hamil.

Baca juga: Beda Pendapat, Ketua Majelis Hakim Nilai RJ Lino Harusnya Bebas karena Tak Berniat Jahat

Selanjutnya, pernah terinfeksi Covid-19, supaya diharapkan ada antibodi dalam darah.

Juga, harus bebas keluhan minimal 14 hari.

Akan sangat baik apabila ada surat keterangan sembuh dari rumah sakit yang merawat, dan maksimal mengajukan diri tiga bulan pasca-sembuh dari infeksi Covid-19.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 15 Desember 2021: Dosis Pertama 148.344.215, Suntikan Kedua 104.522.156

Kemudian, tidak pernah menerima tranfusi darah selama tiga bulan terakhir.

Calon donor penyintas insoman lebih tiga gejala dapat melakukan donasi, jika tidak mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved