Rabu, 29 April 2026

Terungkap, Bukan Dongkrak Penyebab Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi Cililitan Sampai Ambruk

Tetapi penyebab utama dan awalnya karena sopir sempat bengong atau termenung, sehingga bus yang dikemudikannya menabrak trotoar

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota
Bus TransJakarta dari arah Cawang, Jakarta Timur menuju Harmoni, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat menghantam Pos Polisi Lalu Lintas di dekat PGC, Kramat Jati, Jakarta Timur Kamis (2/12/2021) siang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penyebab utama kecelakaan bus Transjakarta yang menabrak pos polisi di PGC, Cililitan, Jakarta Timur, hingga roboh beberapa waktu lalu ternyata bukan dongkrak yang tiba-tiba jatuh menekan pedal gas, seperti pengakuan sopir sebelumnya.

Tetapi penyebab utama dan awalnya karena sopir sempat bengong atau termenung, sehingga bus yang dikemudikannya menabrak trotoar lalu menghantam pos polisi.

Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa sopir transjakarta.

Hasilnya, sopir mengaku sempat bengong saat mengemudikan bus hingga menabrak trotoar.

Di saat insiden menabrak trotoar itu, dongkrak yang ada di bus terjatuh dan menimpa pedal gas.

Walhasil, bus terus melaju hingga menabrak pos polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

"Nah pada saat lompat trotoar nabrak benturan pertama si dongkrak baru gelinding. Jadi begitu nabrak karena dongkraknya gelinding menekan gas mobilnya naik lagi, jadi dua kali gas gitu," ujarnya kepada wartawan Senin (6/12/2021).

Baca juga: Kuasa Hukum Jerinx Tuding Ada Bos Besar Dibelakang Adam Deni

Baca juga: Ahmad Basarah: Ekstremisme Agama Lahirkan Politik Anti Semua, Kecuali pada Keyakinan Sendiri

Baca juga: Luna Maya Mulai Risih Ditanya Kapan Menikah

Jadi kata Argo, kecelakaan tersebut diakibatkan dari ketidak hati-hatian sopir Transjakarta saat berbelok di persimpangan PGC.

Argo menjelaskan sudah tiga saksi yang diperiksa dalam insiden yang terjadi Kamis (2/12/2021).

Ketiga saksi itu ialah bagian operasional,  bagian mekaniknya, dan kepala bagian operasional.

Hasil pemeriksaan memastikan sopir sudah bekerja sesuai shifting. Sehingga kecelakaan terjadi bukan karena sopir mengejar rit seperti dugaan awal.

"Kan kemarin dugaannya ini karena sedang ngejar rit. Tapi ternyata tidak,  kalau dari mereka sesuai prosedurallah," bebernya.

Baca juga: Diangkat Jadi Dirut PLN, Darmawan Prasodjo Tambah Daftar Relawan Jokowi Dapat Kursi Empuk di BUMN

Baca juga: Varian Omicron Diduga Berasal dari Flu Biasa, Epidemiolog: Enggak Ada Long Flu, Adanya Long Covid-19

Baca juga: Ganjar Pranowo Kirimkan Bantuan Tenaga dan Logistik untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Rencananya pada Rabu (8/12/2021) pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara. Dari gelar perkara status tersangka sopir akan ditentukan.

Sebelumnya pos polisi di PGC, Cililitan, Jakarta Timur hancur karena dihantam Bus Transjakarta, Kamis (2/12/2021).

Kecelakaan tunggal itu diduga terjadi karena dongkrak yang jatuh ke pedal gas bus. (Des)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved