Rabu, 29 April 2026

Penyebab Banjir, Bangunan Liar di Pondok Kopi Dibongkar

Bangunan liar tersebut katanya menghambat aliran air dari permukiman warga menuju KBT.

Warta Kota/ Junianto Hamonangan
bangunan liar di pondok kopi yang dibongkar 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sejumlah bangunan liar di Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur (KBT), Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, dibongkar paksa oleh petugas gabungan, Senin (6/12/2021).

Pembongkaran dilakukan karena bangunan menjadi penyebab banjir di kawasan itu.

Lurah Pondok Kopi Siska Leonita mengatakan pembongkaran bangunan liar tersebut dilakukan petugas gabungan, karena memang selama ini menjadi penyebab banjir di sekitar lokasi. 

Bangunan liar tersebut katanya menghambat aliran air dari permukiman warga menuju KBT.

Sehingga ketika hujan deras terjadi, maka debit air tidak lagi mampu tertampung hingga akhirnya meluap.

"Pangkal dari banjir tersebut yakni saluran Phb (penghubung) yang tertutup bangunan warga di sekitar BKT yang berjumlah 10 bangunan," kata Siska, Senin (6/12/2021).

Pembongkaran bangunan liar yang terdiri dari rumah tinggal dan warung kelontong melibatkan 50 petugas gabungan dari PPSU Pondok Kopi, Sudin SDA, dan Sudin LH Jakarta Timur.

Siska menambahkan usai pembongkaran saluran penghubung di sisi KBT tersebut, maka petugas terkait akan melakukan penataan supaya tidak terjadi air meluap ketika hujan deras. 

Baca juga: Terungkap, Bukan Dongkrak Penyebab Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi Cililitan Sampai Ambruk

Baca juga: Hari Disabilitas Internasional, BIN Gelar Vaksinasi Difabel di Gorontalo

Baca juga: Varian Omicron Diduga Berasal dari Flu Biasa, Epidemiolog: Enggak Ada Long Flu, Adanya Long Covid-19

"Ke depan daerah ini akan ditanami pohon agar jangan sampai ditempati bangunan yang tidak berkepentingan," ungkapnya.

Adapun sebelum pembongkaran dilakukan pihak Kelurahan Pondok Kopi sudah memberikan surat teguran kepada para pemilik bangunan.

Sehingga tidak ada perlawanan saat penertiban atau saat pembongkaran dilakukan.

"Sebelumnya sudah dilakukan rapat di kelurahan bersama. Dan tiga minggu setelah rapat, hari ini, adalah tindak lanjut normalisasi Phb," katanya. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved