Breaking News:

Bentrokan Anggota TNI-Polri, Andika Perkasa: Kalau Cuma Salaman dan Olahraga ya Begitu-begitu Saja

Karena itu, Andika pun meminta agar dirinya mendapatkan laporan jika ada kasus bentrokan anggota TNI-Polri, dalam skala besar maupun kecil.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengaku jarang dikabari soal bentrokan antara anggota TNI dan Polri, yang kerap terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengaku jarang dikabari soal bentrokan antara anggota TNI dan Polri, yang kerap terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Karena itu, Andika pun meminta agar dirinya mendapatkan laporan jika ada kasus bentrokan anggota TNI-Polri, dalam skala besar maupun kecil.

"Karena memang kami yang di atas kan tidak selalu tahu."

Baca juga: KPU dan Pemerintah Tak Kunjung Sepakat, Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 Bakal Dilanjut Tahun Depan

"Jadi itu yang saya imbau, sekecil apapun kalau ada potensi di bawah itu, kalau memang bisa dilaporkan, itu lebih bagus," kata Andika dalam apel Kasatwil Polri TA 2021, Jumat (3/12/2021).

Andika menyampaikan, informasi itu akan menjadi bahan penilaiannya untuk menindak anggotanya yang terlibat bentrokan tersebut.

Hal ini agar memberikan efek jera, supaya anggotanya tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Baca juga: Siap-siap! Varian Omicron Sudah Sampai di Singapura

"Cara satu-satunya supaya semua pihak tidak akan mengulangi lagi."

"Sebab kalau salaman, olahraga, hanya begitu-begitu saja."

"Apakah, ya mereka menyesali, tapi akan lebih kena kalau konsekuensinya beneran."

Baca juga: Calon Anggota KPU-Bawaslu Periode 2022-2027 Sisa 48 Orang, 16 di Antaranya Perempuan

"Toh, proses hukum juga semua, semua punya hak."

"Hak didampingi pembela hukum, jadi menurut saya tidak ada yang dirugikan dan tidak ada yang perlu dihindari," paparnya.

Menurut Andika, bentrokan anggota TNI-Polri yang berada di wilayah, menghancurkan sinergitas kedua institusi tersebut.

Baca juga: Legislator PDIP: Solusi Damai untuk Papua, Status KKB Organisasi Teroris Harus Dicabut

"Jadi mencegah jangan sampai ada potensi yang nantinya akan membuat bentrokan."

"Karena sinergitas kita yang merusak adalah bentrokan di bawah," ucapnya. (Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved