Cina Protes Pengeboran Minyak dan Latihan Militer di Laut Natuna, Kemenlu Ogah Komentar

Reuters melaporkan, Kedutaan Besar Cina di Jakarta juga tidak menanggapi permintaan komentar.

Editor: Yaspen Martinus
Wikipedia
Cina dikabarkan memprotes pengeboran minyak dan latihan Garuda Shield di kawasan Laut Natuna. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Cina dikabarkan memprotes pengeboran minyak dan latihan Garuda Shield di kawasan Laut Natuna.

Protes itu dilayangkan Cina melalui surat, berdasarkan pemberitaan Reuters pada Rabu (1/12/2021) berjudul 'Esklusif Cina memprotes pengeboran dan latihan militer Indonesia.'

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi kebenaran protes tersebut, mengatakan protes tertulis itu bersifat tertutup.

Baca juga: Zona Kuning Covid-19 di Indonesia Terus Menyusut Menjadi 461 Daerah, Merah dan Oranye Masih Nihil

Sehingga, ia tidak bisa mengonfirmasi lebih jauh soal protes tersebut

“Saya tidak bisa mengonfirmasi berita yang beredar tersebut."

"Komunikasi diplomatik, terlebih lagi yang tertulis bersifat tertutup dan sesuai ketentuan baru bisa dibuka ke publik setelah periode yang lama."

Baca juga: Antispasi Varian Omicron Masuk Indonesia, Jokowi Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri

"Jadi saya tidak bisa konfirmasi berita tersebut, dan juga yang menjadi rujukan komunikasi yang dimaksud,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (2/12/2021).

Sebelumnya, Reuters melaporkan  Cina meminta Indonesia menghentikan pengeboran minyak dan gas alam di wilayah maritim, yang dianggap kedua negara sebagai milik mereka sendiri.

Permintaan itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Hijau Covid-19 di Indonesia: Melonjak Jadi 53, Sumatera Mendominasi

Muhammad Farhan, anggota Komisi I DPR mengungkapkan, surat dari diplomat Cina kepada Kementerian Luar Negeri dengan jelas meminta Indonesia menghentikan sementara pengeboran di rig lepas pantai, karena itu terjadi di wilayah Cina.

"Jawaban kami sangat tegas, bahwa kami tidak akan menghentikan pengeboran karena itu adalah hak kedaulatan kami," kata Farhan kepada Reuters.

Reuters melaporkan, Kedutaan Besar Cina di Jakarta juga tidak menanggapi permintaan komentar.

Baca juga: Tes PCR Masih Bisa Deteksi Varian Omicron Meski Tak Mampu Pantau Gen S

Tiga orang lainnya, yang mengaku telah diberi pengarahan tentang masalah tersebut, membenarkan adanya surat tersebut.

Dua dari orang-orang itu mengatakan Cina berulang kali menuntut agar Indonesia menghentikan pengeboran.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved