Virus Corona

Antispasi Varian Omicron Masuk Indonesia, Jokowi Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri

Pemerintah melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi varian Covid-19 Omicron masuk Tanah Air.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah juga menyiapkan vaksin booster yang ditujukan untuk para lansia dan kelompok rentan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pemerintah melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi varian Covid-19 Omicron masuk Tanah Air.

Khususnya, ditujukan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan bepergian ke luar negeri, termasuk pejabat negara.

"Pejabat negara dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri,” tegas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan pers, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 1 Desember 2021: 278 Orang Positif, 307 Sembuh, 10 Meninggal

Ia menambahkan, larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Sedangkan bagi masyarakat umum sifatnya imbauan.

"Jadi WNI diimbau agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dulu, hal ini untuk mencegah dan menjaga terus terkendalinya pandemi di negara ini,” imbaunya.

Baca juga: 45 Persen Calon Anggota KPU dan Bawaslu Periode 2022-2027 Berpendidikan S2

Pemerintah, menurut Luhut, juga menyiapkan vaksin booster yang ditujukan untuk para lansia dan kelompok rentan.

“Pemberian booster akan segera dijadwalkan dan mulai dilaksanakan pada periode Januari tahun depan,” ungkapnya.

Berdasarkan arahan Presiden, masa karantina bagi WNA dan WNI pelaku perjalanan dari negara-negara di luar 11 negara yang dilarang masuk kemarin, ditambah menjadi 10 hari dari sebelumnya 7 hari.

Baca juga: Tepis Isu Reshuffle Kabinet 8 Desember 2021, Mensesneg: Semua Menteri dan Wamen Tetap Fokus Bekerja

"Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan semakin banyaknya negara yang mendeteksi varian Omicron."

"Perpanjangan masa karantina ini akan berlaku sejak 3 Desember," jelas Menko Luhut.

Pemerintah akan terus mengevaluasi kebijakan ini secara berkala serta mendalami informasi tentang varian baru ini. (Rina Ayu)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved