Berita Kabupaten Bogor

Tok! Anggota Dewan Sahkan APBD Kabupaten Bogor Tahun 2022 Senilai Rp 7,76 Triliun

Tok! Anggota Dewan Sahkan APBD Kabupaten Bogor Tahun 2022 Senilai Rp 7,76 Triliun. Angka ini naik sebesar 16,63 persen atau Rp1,53 triliun

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Ketua DPRD Rudy Susmanto dan Bupati Bogor Ade Yasin menunjukkan dokumen penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 pada Selasa (30/11/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Paripurna Penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 pada Selasa (30/11/2021) malam.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dan dihadiri Bupati Bogor Ade Yasin.

Dalam rapat ini, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan nilai APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp7,76 triliun.

Rinciannya, target pendapatan ditetapkan sebesar 7,194 triliun.

Angka ini naik sebesar 16,63 persen atau Rp1,53 triliun dari rancangan awal sebesar Rp 6,144 triliun.

Target pendapatan daerah ini berasal dari target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 3,146 triliun dan target pendapatan transfer sebesar Rp 4,3 triliun.

“Target PAD kita proporsinya sebesar 44 persen dari total target pendapatan daerah dan 56 persen dari pendapatan transfer,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, Rabu (1/12/2021).

Sementara belanja daerah ditargetkan sebesar Rp 7,776 triliun. Defisit antara pendapatan dan belanja daerah akan ditutup dari pembiayaan netto yang ditargetkan sebesar Rp 627,26 miliar.

Belanja daerah ini dialokasikan pada sektor pendidikan sebesar 26,55 persen yang diperuntukan bagi biaya operasional sekolah, penerbitan Kartu Bodas dan peningkatan kualitas pendidikan melalui bantuan sekolah dan insentif guru.

Baca juga: Abaikan Surat Rekomendasi Ade Yasin, Ridwan Kamil Batalkan Kenaikan UMK Kabupaten Bogor 2022

Baca juga: Ade Yasin Turuti Tuntutan Buruh Naikkan UMK 7,2 Persen, Apindo Kabupaten Bogor Sampaikan Keberatan

Belanja sektor kesehatan mendapatkan alokasi 17,73 persen untuk penyediaan obat dan alat kesehatan yang diprioritaskan untuk penanganan Covid-19 dan stunting.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved