Breaking News:

Berita Jakarta

Masa Jabatan Tinggal Setahun Lagi, Partai Ini Ingatkan Janji-janji Kampanye Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tinggal setahun lagi menjabat, namun ada beberapa hal yang belum tuntas.

Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Anies Baswedan tinggal setahun lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Foto dok: Gubernur DKI Jakarta saat meninjau vaksinasi massal di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (11/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Tinggal setahun lagi Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sebelum mengakhiri masa jabatannya selama lima tahun, Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengajukan empat hal kepada Anies Baswedan di sisa masa jabatannya yang tinggal setahun lagi itu.

PSI mengingatkan Anies agar memaksimalkan pemenuhan target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan janji-janji kampanyenya.

Video: Gelar Demo UMP 2022 Perwakilan Buruh Masuk ke Balai Kota DKI untuk Bertemu Anies

Hal itu diutarakan anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana saat mengajukan interupsi dalam rapat paripuna pengesahan APBD 2022, Senin (29/11/2021) lalu.

Poin pertama, PSI memberikan catatan yang diharapkan menjadi perhatian Anies, yaitu persiapan masa transisi pengelolaan air bersih di Jakarta oleh PAM Jaya pascaberakhirnya kontrak dengan Aetra dan Palyja.

“Pengelolaan aset dan manajerial penyediaan air bersih harus dibenahi mengingat target RPJMD dari cakupan air bersih adalah 73 persen dan saat ini kita masih di angka 64 pesen,” ujar William berdasarkan keterangannya pada Selasa (30/11/2021).

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 13 Desember 2021: Antisipasi Varian Omicron, Luhut; Jangan Panik

Baca juga: Usai Jadi Tersangka, Pengemudi Mercy yang Demensia Tidak Ditahan tetapi Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Poin kedua, William kembali menagih revisi studi kelayakan penyelenggaraan Formula E yang sudah diamanatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi DKI Jakarta.

BPK menyarankan, agar perseroan daerah PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penyelenggara acara untuk memperbarui studi kelayakan dengan memasukkan upaya mitigasi Covid-19.

PSI juga meminta kejelasan penggunaan commitment fee (biaya komitment) Formula E senilai total Rp 560 miliar.

Dalam berbagai kesempatan, Pemerintah DKI mengungkapkan ajang balap akan digelar dengan menggandeng sponsor dari beberapa badan usaha.

Baca juga: Tenang, Smart, dan Ngeyel Jadi Jargon Baru Bagi Singo Edan untuk Memeroleh Kemenangan di Liga 1 2021

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved