Pilpres 2024
Natalius Pigai Sebut Puan Maharani Pemimpin Bersih dan Genuine, Prabowo juga Sama
Puan Maharani pemimpin bersih dan genuine, Prabowo Subianto juga sama. Hal itu disampaikan Natalius Pigai.
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Natalius Pigai sebut Puan Maharani pemimpin bersih dan genuine, Prabowo juga sama.
Meski pemilihan Presiden RI masih lama, namun sejumlah nama telah muncul menjadi kandidat.
Baca juga: Emrus Sihombing : Puan Maharani Capres yang Punya Jejak Ideologis Jelas dan Kuat
Salah satunya adalah Puan Maharani. Kemudian juga Prabowo Subianto.
Banyak tokoh masyarakat Indonesia yang berbicara tentang Puan Maharani dan Prabowo.
Salah satunya adalah Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai.
Baca juga: Gerindra Kota Tangerang Deklarasi Prabowo Subianto Capres 2024, Usung Kader Sendiri di Pilkada
Nataluis menyebut dua nama tokoh nasional sebagai pemimpin terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
Kedua nama tersebut yaitu Puan Maharani dan Prabowo Subianto sangat pantas dan mumpuni menjadi pemimpin nasional tahun 2024 nanti.
"Saya melihat, ada 2 tokoh calon pemimpin Indonesia yang memiliki jam terbang dan rekam jejak yang baik. Keduanya, berada dalam pusat kekuasaan saat ini. Jadi kalau memilih ibu Puan Maharani boleh dan memilih Prabowo juga silahkan," kata Natalius
"Silahkan kalian memilih. Kalau saya jelas, saya tim sukses Prabowo pada pilpres tahun 2019 lalu," tambahnya saat diskusi daring bertajuk Evaluasi 7 Tahun Kepemimpinan Jokowi bersama mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jumat (27/11/2021).
Menurut mantan Komisioner Komnas HAM tersebut, baik Puan maupun Prabowo merupakan tokoh bersih dan genuin yang dibutuhkan bangsa ini.
"Kita butuh kekuatan nasionalis, patriotik dan bersih yang saya lihat ada dalam dua tokoh ini," ucapnya.
Tahun 2024 nanti kata dia menjadi tahun yang sangat menentukan bagi perjalanan bangsa Indonesia 5 tahun ke depan.
Baca juga: Pengamat Politik Menilai Popularitas Gibran Bisa Imbangi Sahroni di Pilkada DKI
Karena itu masyarakat diminta untuk memastikan betul rekam jejak calon sehingga tidak seperti memilih kucing dalam karung.
"Tahun 2024 adalah momentum bagi bangsa ini untuk maju sehingga jangan sampai salah memilih pemimpin. Jangan juga memilih calon pemimpin yang dimunculkan oleh kekuatan Sosmed dengan dukungan sumber dana yang besar karena fakta sesungguhnya tidak punya prestasi apa-apa di RI," tuturnya.
Baca juga: Adib Miftahul Sebut Wali Kota Gibran Rakabuming Raka Berpeluang Tinggi di Pilkada DKI Jakarta 2024
Natalius menyatakan bahwa calon yang dipoles atau diberi "lipstik" tidak memberi benefit apa-apa untuk bangsa ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/natalius-pigai-daftar-jadi-calon-pimpinan-kpk.jpg)