Pilkada DKI

Pengamat Politik Menilai Popularitas Gibran Bisa Imbangi Sahroni di Pilkada DKI

Pengamat politik Adib Miftahul menilai popularitas Gibran Rakabuming Raka sangat tinggi bagi warga ibu kota, dan layak 'melawan' Ahmad Sahroni.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Kolase Wartakotalive.com/Tribunnews.com/Muhammad Nursina/Instagram @Jokowi
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berpeluang besar menang di Pilkada DKI 2024. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Nama Ahmad Sahroni mencuat setelah didapuk sebagai Ketua Pelaksana Formula E yang akan dihelat di DKI Jakarta.

Aroma genderang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pun mulai berbunyi nyaring dalam penunjukan Sahroni dalam event besar ini.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul.

Ia menjelaskan dari berbagai elemen sudah bergerak dalam menghangatkan situasi politik ini.

Baca juga: Hari Menanam Pohon Nasional, Gelora DKI Hijaukan Waduk Rawa Lindung

"Saya kira kans Syahroni sangat terbuka untuk Pilkada di Jakarta. Makanya dia sebagai ketua event Formula E," ujar Adib kepada Warta Kota, Senin (29/11/2021).

Menurutnya, penunjukan Sahroni ini ada maksud serta apa yang dituju. Begitu juga dengan bentuk strateginya.

"Sebagai bentuk dimulainya branding Nasdem, dan Sahroni secara pribadi," ucap Adib.

Adib mengatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Partai Nasdem sangat dekat keterikatannya.

"Ini juga menandai bahwa Nasdem bisa dikatakan ke Anies pada tahun 2024 nanti," katanya.

Dirinya pun menyinggung mengenai bakal calon lain dalam kontestasi Pilkada DKI ini.

Baca juga: Peziarah Berdatangan Setelah Jenazah Ameer Azzikra Dimakamkan Disamping Kuburan Ustaz Arifin Ilham

Sejumlah nama pun mulai bermunculan. Seperti Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Ketiga nama tersebut juga sama-sama memiliki peluang. Namun, terbesar adalah Gibran.

"Semua peluang pasti ada yah, cuma saya kira Gibran peluangnya lebih tinggi," ungkapnya.

Adib menerangkan, basis elektoral Gibran dapat untung dari nama besar Presiden Jokowi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved