Bentrok Ormas
Pasukan TNI Kala Hitam Diterjunkan ke Karawang Cegah Bentrok Susulan Ormas
Aparat keamanan di Karawag tak mau ambil resiko. Mereka menurunkan pasukan TNI Kala Hitam untuk meredam bentrok ormas lanjutan.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Aldi mengatakan untuk mengantisipasi bentrok susulan pihaknya melakukan penebalan pasukan kemanan.
Baca juga: Nirina Zubir Curhat Soal Kasus Mafia Tanah ke Hotman Paris Hutapea hingga Menteri Sofyan Djalil
Sebanyak 700 personil gabungan dari Komando Resor Militer (Korem) 063/Sunan Gunung Jati, Kodim 0604 Karawang dan Polres Karawang dikerahkan untuk menjaga situasi keamanan di wilayah Karawang, Jawa Barat.
"Kami menerjunkan 700 personel untuk mengamankan situasi. Mereka saat ini sudah disebar disejumlah titik yang kami anggap rawan," katanya.
Ketua GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Karawang, Asep Mulyana, membenarkan kabar meninggalnya anggota GMBI yang dikeroyok di Jalan Interchange Karawang, tepatnya di depan Hotel Resinda pada Rabu (24/11/2021) siang.
"Iya betul meninggal," kata Asep saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, pada Kamis (25/11/2021).
Asep meminta aparat Kepolisian segera menangkap para pelaku pengrusakan tersebut. Dia sangat menyangkan aksi brutal yang dilakukan ormas yang mengatasnamakan tergabung dalam aliansi masyarakat karawang tersebut hingga anggota GMBI asal Rembang Jawa Tengah meninggal dunia.
Baca juga: Anggara Minta Presiden Jokowi Tidak Dibawa-bawa, karena Pembiayaan Formula E Bersumber dari APBD
"Kepada Kepolisian untuk menindak tegas siapapun itu pelakunya. Karena ini jelas pembunuhan," tegas Asep.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban bernama Achmad Sudir warga Lodan Wetan Rt/Rw 003/001 Kelurahan Lodan Wetan Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah. Korban merupakan anggota GMBI Distrik Rembang Jawa Tengah. Korban meninggal setelah mengalami luka parah bagian kepala dan sejumlah tubuh lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tni-1.jpg)