Breaking News:

Operasi Zebra Jaya

Operasi Zebra Jaya DKI Jakarta hingga 28 November, Sasar Knalpot Bising, Rotator dan Balap Liar

Polda Metro Jaya kembali menggelar Operasi Zebra Jaya selama 14 hari seiring penerapan PPKM level 1 dan akan berakhir pada Minggu, 28November 2021.

Warta Kota/ Junianto Hamonangan
Dua remaja perempuan di kawasan Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara terjaring Operasi Zebra Jaya 2021 setelah tidak memakai helm dan masker. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -- Sejak Senin (15/11/2021) lalu Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan Operasi Zebra Jaya di DKI Jakarta.

Polisi menggelar Operasi Zebra Jaya  seiring penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 1.

Hari Minggu (28/11/2021) mendatang,  Operasi Zebra Jaya 2021 akan berakhir.

Video: DKI Pertimbangkan Perubahan Titik Ganjil Genap Nataru

Dalam kegiatan Operasi Zebra Jaya, petugas kepolisian mempriotitaskan sasaran khusus operasi, yaitu:

Pertama, knalpot bising yang tidak standar. Menurut Pasal 285 ayat 1 jo Pasal 106 ayat 3, jika melanggar sanksinya kurungan paling lama satu bulan, denda paling banyak Rp 250.000.

Kedua, kendaraan menggunakan rotator yang tidak sesuai peruntukan, khususnya plat hitam.

Baca juga: JADWAL Layanan SIM Keliling DKI Jakarta Rabu 24 November 2021, Ada di 5 Lokasi

Baca juga: GANJIL Genap DKI Jakarta Rabu 24 November Tersebar di 13 Titik, Simak Daftar Lokasinya Berikut Ini

Menurut Pasal 287 ayat 4, jika melanggar sanksinya kurungan paling lama satu bulan, denda paling banyak Rp 250.000.

Ketiga, balap liar. Pasal 297 jo Pasal 115 huruf b, jika melanggar sanksinya kurungan paling lama satu tahun, denda paling banyak Rp 3.000.000.

Selain ketiga sasaran khusus tersebut, Polisi juga akan menyasar jalan-jalan yang rawan pelanggaran lalu lintas di Ibu Kota Jakarta selama Operasi Zebra Jaya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved