Senin, 13 April 2026

Diduga Selingkuh, Warga Tuntut Kepala Desa Sukadanau Mundur

Unjuk rasa dipicu atas dugaan Kepala Desa Sukadanau yang melakukan perselingkuhan dengan istri salah seorang Ketua RW di desa tersebut

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Rangga Baskoro
Warga Desa Sukadanau gruduk kantor desa minta Kepala Desa turun dari jabatannya karena diduga selingkuh 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Ratusan warga Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Sukadanau.

Unjuk rasa dipicu atas dugaan Kepala Desa Sukadanau yang melakukan perselingkuhan dengan istri salah seorang Ketua RW di desa tersebut.

Beberapa perwakilan pendemo melakukan orasi dan konvoi mengunakan kendaraan bermotor beserta mobil pickup yang dilengkapi dengan pengeras suara, di Jalan Raya Perjuangan Cikarang Barat. 

Mereka meminta agar Kepala Desa yang diduga melakukan perselingkuhan mundur dari jabatannya.

Menurut salah satu warga yang ikut berorasi, Usman, dirinya sebagai warga Desa Sukadanau merasa malu dengan ulah Kepala Desa mereka, yang diduga melakukan perselingkuhan dengan salah satu istri pegawai desa tersebut.

"Kami meminta agar kepala desa Sukadanau segera mundur dari jabatannya dan di non aktifkan, kami sudah melaporkan kasus tersebut ke kepolisian," ungkap Usman, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Kunjungi Korban Longsor Banjarnegara, Mensos Salurkan Bantuan Logistik dan Santunan Kematian

Baca juga: Arief R. Wismansyah Dorong Pemkot Tangerang Optimalkan Media Sosial Sebagai Komunikasi Publik

Baca juga: Eks Gubernur Bengkulu dan Eks Anggota DPR Jadi Tersangka Penipuan Cek Kosong Rp30,5 Miliar

Lanjutnya, ia memaparkan terciumnya kasus dugaan perselingkuhan tersebut sudah sejak dua bulan lalu.

Kasusnya pun telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Ia beserta warga lain juga akan melakukan aksi serupa ke Pemkab Bekasi.

"Dari Kantor Kepala Desa Sukadanau, Kami Warga Desa Sukadanau akan menuju ke Kantor Pemda Kabupaten Bekasi untuk menggelar aksi yang sama," ujarnya. (abs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved