Berita Kabupaten Bogor

Ade Yasin Sebut Bangsawan Merusak Ruang Terbuka Hijau Kawasan Puncak-Lahan Disulap Jadi Tempat Usaha

Banyak Pemegang HGU Nakal Sewakan Tanah ke Investor Disebut Ade Yasin Merusak Ruang Terbuka Hijau di Wilayah Puncak. Berikut Selengkapnya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Bupati Bogor Ade yasin 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan tata ruang di kawasan Puncak, Bogor telah sesuai dengan aturan.

Apapun yang dibangun di kawasan ini sudah sesuai dengan aturan.

Tetapi kadang-kadang ada pemegang hak HGU nakal yang merusak tata ruang sehingga sering menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.

"Ada banyak pemegang hak HGU nakal di Puncak. Seharusnya dia bertanam kopi, misalkan, tetapi tanah itu tidak ditanami kopi. Tanaman kopi asal saja ditanam agar terlihat seperti menanam kopi," kata Ade  Sabtu (6/11/2021).

Selebihnya, tanah-tanah itu disewakan kepada investor oleh pemegang HGU, misalkan restoran, hotel dan lain sebagainya.

"Ini mengganggu konservasi di sana. Ada beberapa HGU yang terbengkalai yang tidak diperpanjang, kenapa tidak disewakan ke DKI Jakarta untuk jadi RTH (ruang terbuka hijau)," paparnya.

Baca juga: KPUD Kabupaten Bogor Luncurkan Program DP3, Ini Harapan Ade Yasin

Baca juga: Vaksinasi Baru Capai 50 Persen, Ade Yasin Minta Para Tokoh Agama Ajak Masyarakat Untuk Divaksin

Jika disewakan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Ade meminta agar uangnya bisa diserahkan ke Bogor karena Bogor yang memelihara dan merawat.

"Pemeliharaannya bisa diserahkan ke Bogor, tetapi kontribusinya dari Jakarta. Saya kira itu fair,” tambahnya.

Ade menyarankan solusi seperti ini agar HGU terbengkalai tetapi akhirnya dicaplok sama masyarakat.

“Yang paling sulit diantisipasi dan kita gak bisa galak adalah mereka yang beli kepada penggarap karena itu orang-orang berdasi dan berpangkat," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved