Breaking News:

Wanita Hamil 7 Bulan Diteror Penagih Pinjol Dengan Cara Kasar, Ini Nama Aplikasinya

Eni mengaku meminjam uang di aplikasi Daun Hijau pada awal Oktober 2020 lalu sekira Rp, 2 juta.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Gilbert Sem Sandro
karyawan kantor Pinjol Ilegal di Tangerang yang Dibekuk Polda Metro Jaya, Kamis 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sari Eni (32) yang sedang mengandung tujuh bulan, harus dibuat strees oleh debt collector pinjaman online yang setiap hari menerornya.

Eni mengaku meminjam uang di aplikasi Daun Hijau pada awal Oktober 2020 lalu sekira Rp, 2 juta.

Tapi uang yang diterima Eni dari aplikasi Daun Hijau hanya sekira Rp, 1,3 juta dan ia harus mengembalikan uang sekira Rp, 2 juta dalam waktu tujuh hari.

Sebelum tujuh hari, Eni kepikiran bakal diteror oleh pihak aplikasi pinjol jika molor membayar tagihan.

Karenanya sebelum 7 hari atau pada Kamis (7/10/2021) lalu, Eni kemudian melunasi hutang piutang pinjol tersebut.

"Akhirnya saya kembalikan sekira Rp, 2 juta, saya lunasin, saya pikir sudah selesai dong, aplikasi saya hapus," kata Eni saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Rabu (20/10/2021).

Tapi tiba-tiba, kata Eni, pada 15 Oktober ia mendapat pesan untuk melunasi hutang pinjol.

Padahal saat itu ia tidak merasa meminjam karena tagihan pinjaman pertama sudah selesai dilunasi.

Selanjutnya, Eni kembali mendownload aplikasi tersebut untuk melihat uang yang masuk ke aplikasinya.

Ternyata memang pihak pinjol mengirimkan uang tanpa konfirmasi kepada dirinya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved