Breaking News:

Kenali Bentuk-bentuk Pinjol Ilegal, Ini Ciri-cirinya

Pinjaman online (pinjol)  ilegal sudah meresahkan masyarakat. Akibat diiming-imingi kemudahan pinjaman, akhirnya seseorang harus menanggung masalah.

Penulis: | Editor: Lilis Setyaningsih
Warta Kota/Miftahul Munir
Ancaman Keselamatan Masyarakat, Polres Metro Jakpus Grebek Sindikat Pinjol Are 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pinjaman online (pinjol)  ilegal sudah meresahkan masyarakat.

Akibat diiming-imingi kemudahan pinjaman, akhirnya seseorang harus menanggung masalah.

 Tidak hanya pinjaman menjadi berlipat, juga beban sosial. Cara penagihannya yang kasar, dan menyeret kontak yang ada .

Pinjol ilegal ini akan menagih kepada kontak yang ada di telepon peminjam. Hal ini yang seringkali menimbulkan stres karena peminjam menanggung malu.

Kondisi ini juga mengusik Presiden RI Joko Widodo atau  Jokowi.

Baca juga: Menkominfo Tegaskan Pemerintah akan Lakukan Moratorium Penerbitan Izin Pinjol

Baca juga: Pinjam Rp 2,5 Juta Lewat Pinjol Ilegal, Utang Dedy Beranak Sampai Rp 104 Juta

Pasca pidato Presiden Jokowi di pembukaan acara OJK Innovation Day 2021 lalu, yang memberikan perhatian soal kemunculan pinjol yang merugikan masyarakat, pihak kepolisian Republik Indonesia pun bergerak cepat. 

 Tak berselang lama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajarannya untuk menindak tegas pinjol ilegal yang telah merugikan masyarakat tersebut.  

Perintah Kapolri, kemudian dilaksanakan oleh jajarannya dan alhasil, sejumlah lokasi di berbagai wilayah yang menjadi kantor pinjol digerebek pihak kepolisian dalam kurun waktu seminggu terakhir ini.

Terkait hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Adrian Gunadi mengatakan, langkah ini diharapkan akan menciptakan rasa tenang bagi masyarakat, yang selama ini mengalami pengalaman bunga tinggi, penagihan kasar dan tidak beretika serta diakses dan disalahgunakan data pribadinya oleh para pinjol illegal.

Baca juga: Karyawati Pinjol Ilegal: Nama Aplikasinya Ada Modal, Tugas Saya Tawarkan Pinjaman By Phone

Baca juga: Polisi Grebek Kantor Pinjol di Cengkareng yang Gemar Ancam Nasabah, 56 Pegawai Diamankan

Selanjutnya, sebagai wujud komitmen dan dukungan asosiasi dalam pemberantasan pinjol ilegal, serta terkait dalam rangkaian penindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian, per tanggal 15 Oktober 2021 kemarin, AFPI telah memberhentikan keanggotaan PT. Indo Tekno Nusantara sebagai anggota pendukung (member associate) kategori agen penagihan, dikarenakan perusahaan tersebut melayani penagihan pinjol ilegal

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved