Kamis, 28 Mei 2026

PON XX Papua

Cerita Laode Abdul Haris Sofyan Peraih Medali Emas Wushu Nomor Sanda Kelas 65 Kg

Haris (biasa disapa) nekat merantau dari tempat tinggalnya di Desa Pemana, Alok, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Kota Surabaya, Jawa Timur

Tayang:
PB PON XX PAPUA/Yulius Rianto Gozali )
Abdul Haris Sofyan dari DKI Jakarta (Kiri) menang atas Samuel Marbun dari Sumatra Utara di Kelas 65 Kg cabor Wushu Sanda Putra, dan berhak medali Emas yang berlangsung di GOR Hiad Sai Trikora Merauke, PON XX Papua, Minggu (3/10/2021) 

Pada gelaran PON XX Papua 2021 ini Haris mewakili kontingen DKI Jakarta pada cabang olahraga Wushu nomor Sanda kelas 65 kg. 

"Persiapan saya ikut Wushu ini kan dari tahun 2019, terus sempat ada aturan PSBB di Jakarta, nah tempat latihan saya di salah satu Mal Kelapa Gading sempat ditutup jadi nggak bisa latihan," ungkapnya.

Oleh pelatihnya tempat latihan Haris dkk dipindah ke depan mes tempat tinggalnya bersama atlet-atlet pelatda Wushu DKI Jakarta lainnya.

"Ya, jadi nggak maksimal latihannya jadi cuma lari-lari saja, terus akhirnya pengurus kami cari tempat di Sukabumi dan di daerah Ragunan yang disediakan Dispora kami berlatih aktif lagi," jelasnya.

Keikutsertaannya pada PON XX Papua merupakan suatu kebanggaan bisa mewakili kembali kontingen DKI Jakarta. 

"Saya berlaga di Kabupaten Merauke, pengalamannya baru dan pertama kali bagi saya berlomba di tanah Papua," ucap Haris yang juga sering tampil diajang MMA.

Haris menuturkan, lawan paling berat yakni Yudi Cahyadi atlet Wushu dari Jawa Barat, meski sering kali bertemu Haris mengungkapkan bahwa Yudi adalah musuh terberatnya di kelas 65 kg.

Rekor pertemuan keduanya sebanyak empat kali dan Haris tetap unggul dari Yudi. 

Haris menuturkan gerakan Wushu yang paling sering diingat adalah gerakan bantingan dan paling sulit gerakan menahan bantingan lawan.

"Pas berlaga di PON Papua saya sempat cedera dan pegal namun tidak menghalangi pertandingan," ucapnya.

Haris melanjutkan, setelah mendapatkan medali emas di PON Papua, dirinya berharap ada panggilan pelatnas dari PB Wushu Indonesia.

"Ya, sekarang harapan saya bisa ikut pelatnas untuk mewakili Indonesia diajang internasional, kemudian juga saya mau minta kerjaan sama KONI supaya ada penghasilan tetap," ungkapnya.

Diakhir pertemuan Abdul Haris Sofyan sempat memberikan sedikit motivasi kepada anak muda yang ingin berprestasi lewat cabang olahraga beladiri khususnya Wushu.

"Buat teman-teman jika ingin berusaha jangan patah semangat ya, kalau bisa lebih berjuang lagi dan tetap jadi diri sendiri dan jangan minder terhadap kemampuan diri sendiri," tegas Haris. (m27)

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved