Senin, 13 April 2026

Ekspor Sepeda

Sepeda Produksi Kendal Merek Element Tembus Malaysia, Singapura hingga India

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melepas ekspor sepeda merek Element produksi PT Roda Maju Bahagia ke Malaysia di Kendal.

Kementerian Perindustrian
Sepeda merek Element yang diproduksi PT Roda Maju Bahagia tembus ke Malaysia. Seremoni pelepasan ekspor Sepeda Element dilakukan di Kendal, jawa Tengah, Rabu (13/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KENDAL -- PT Roda Maju Bahagia yang berlokasi di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah adalah produsen sejumlah merek sepeda ternama.

Di antaranya merek Element, Dahon, Alton, Camp, dan Foldx. Merek-merek tersebut telah mendapatkan sertifikat SNI.

Selain untuk konsumen dalam negeri, sepeda produksi PT Roda Maju Bahagia juga diekspor ke sejumlah negara.

Dalam Central Java Investment Business Forum 2020 (CIJBF), Rabu (11/11/2020) lalu, pengelola Kawasan Industri Kendal yang merupakan kawasan ekonomi khusus menandatangani tiga kerja sama dengan PT Roda Maju Bahagia, PT Borine Technology Indonesia, dan PT Indesso Aroma.
Dalam Central Java Investment Business Forum 2020 (CIJBF), Rabu (11/11/2020) lalu, pengelola Kawasan Industri Kendal yang merupakan kawasan ekonomi khusus menandatangani tiga kerja sama dengan PT Roda Maju Bahagia, PT Borine Technology Indonesia, dan PT Indesso Aroma. (istimewa)

Hari ini, Rabu (13/10/2021) misalnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melepas ekspor sepeda, yang ke-50, dengan merek Element, produksi PT Roda Maju Bahagia ke Malaysia di Kendal.

Ia pun mengapresiasi perusahaan tersebut atas capaian kinerja yang positif dalam menghasilkan produk yang dapat diminati oleh pasar global.

"Saya sangat menghargai, mengapresiasi PT Roda Maju Bahagia, yang sampai hari ini melakukan ekspor sepeda brand Element dari negara kita, Indonesia," kata Menperin lewat keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Ada 12 Produsen Sepeda Kumpul di Mal Kelapa Gading dalam Taipei International Cycle Show dan TaiSPO

Baca juga: Ariel Tatum Antusias Terima Tawaran Garin Nugroho dalam Film Sepeda Presiden, Ini Alasannya

Menperin yang hadir secara virtual menyampaikan bahwa upaya memacu produk nasional agar dapat menembus pasar ekspor diyakini dapat menggairahkan aktivitas ekonomi Indonesia dan menambah devisa negara.

Menurut Agus, peningkatan dan perkembangan dari industri sepeda di Indonesia akan memberikan pengaruh besar bagi kegiatan sektor ekonomi.

"Investasi dan ekspor adalah dua hal kunci penting untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Karena kita harapkan dengan ekonomi yang tumbuh, maka kita dapat menekan ketimpangan, kesenjangan, dan kemiskinan," jelas Agus.

Menperin menambahkan sepeda yang diekspor tersebut telah memenuhi standar nasional Indonesia (SNI) dan turut diterima serta diakui dunia.

Baca juga: Komunitas Sepeda BMX di Kota Bekasi Kini bisa Asah Kemampuan di Kolong Flyover Cipendawa

Disampaikan bahwa SNI tidak hanya sebagai persyaratan teknis untuk kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan hidup (K3L), tapi juga sebagai sarana promosi dan penetrasi pasar, sebagai testimoni bahwa produk tersebut berkualitas dan berkomitmen terhadap K3L.

"Terdapat dua hal yang perlu kita highlight, yaitu aktivitas ekspor itu sendiri serta keberterimaan pasar internasional akan base requirement yang ditetapkan pada SNI. Hal ini membuktikan, bahwa produk yang telah memenuhi SNI, juga diakui sebagai kualitas standar untuk memasuki pasar global," tambahnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi, dalam laporannya juga memberikan perhatian terhadap pentingnya penerapan SNI bagi produk industri.

"Kementerian Perindustrian senantiasa akan selalu mendukung upaya-upaya untuk peningkatan daya saing industri dan memajukan industri dalam negeri. Hal ini menjadi langkah yang baik bagi industri sepeda dalam negeri untuk memperluas pasar global melalui penerapan SNI," kata Doddy.

Baca juga: Peringati HUT ke-76, PT KAI Gelar Lomba Bersepeda Virtual 2021

Turut hadir dalam acara itu Bupati Kendal Dico M Ganinduto, yang menyampaikan potensi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal saat ini.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved