Pemprov DKI Didesak Beberkan Hasil Renegosiasi dengan Formula E Operations
Gilbert menilai, rencana ajang balap itu juga menyalahi aturan karena melampaui masa kerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Budi Sam Law Malau
Hal itu sebagaimana informasi dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta melalui 12 poin pada dokumen Katanya vs Faktanya Formula E.
“Kesepakatannya terakhir itu, jadi commitment fee (yang sudah dibayar) untuk tiga tahun ke depan ya,” kata Ariza pada Senin (4/10/2021).
Ariza mengatakan, sejauh ini pemerintah daerah telah mengeluarkan biaya komitmen atau commitment fee senilai Rp 560 miliar untuk ajang balap pada Juni 2020 dan 2021 lalu.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga telah menyetor duit garansi bank senilai Rp 423 miliar, yang akhirnya dikembalikan pada Maret 2021 lalu, karena desakan DPRD DKI Jakarta.
Meski begitu, ajang balap yang sedianya digelar pada Juni 2020 dan 2021, terpaksa ditunda karena pandemi Covid-19.
Perseroan daerah, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan pihak Formula E Operations (FEO) akhirnya menyepakati ajang balap hanya digelar selama tiga tahun, pada 2022, 2023 dan 2024.
Dikutip dari dokumen berisi 12 poin Faktanya vs Katanya Formula E, pemegang lisensi yaitu FEO mengkaji ulang atas semua kerja sama dengan semua kota akibat pandemi Covid-19.
Hasil kesepakatan baru antara Jakpro dengan FEO, adalah periode pelaksanaan disesuaikan tiga tahun, yaitu 2022, 2023, dan 2024.
“Tiga tahun merupakan waktu yang tepat untuk memaksimalkan manfaat dan dampak ekonomi,” demikian tulisan dari Diskominfotik tersebut.
Seperti diketahui, ajang balap Formula E yang sedianya digelar di Kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Juni 2020 itu terpaksa ditunda akibat wabah Covid-19.
Pemprov DKI Jakarta telah membayarkan duit komitmen Formula E sebesar 31 juta pound sterling atau Rp 560 miliar pada 2019 dan 2020 lalu.
Rinciannya Rp 360 miliar dibayarkan pada Desember 2019 untuk komitmen penyelenggaraan tahun 2020.
Kemudian Rp 200 miliar dibayar pada tahun 2020 untuk komitmen penyelenggaraan tahun 2021.(faf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anggota-fraksi-pdi-perjuangan-dprd-dki-jakarta-gilbert-simanjuntak.jpg)