Breaking News:

Formula E

Pemprov DKI: Commitment Fee Formula E Tak Sampai Triliunan, Hanya Rp 560 Miliar

Pemprov DKI menyatakan, biaya komitmen (commitment fee) untuk penyelenggaraan Formula E nilainya tak sampai triliunan seperti berita yang beredar.

Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
Jumpa pers perwakilan 7 fraksi DPRD DKI menolak menghadiri paripurna terkait interpelasi Formula E, di Tesate Restaurant, Jakarta Pusat, Senin (27/09/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sejak awal mula digulirkan rencana gelaran turnamen Formula E di kawasan Monas, Jakarta Pusat oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sudah menuai kontroversi.

Apalagi saat itu pandemi Covid-19 masih merajalela di Tanah Air, dan Pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, sehingga balap Formula E diundur, dijadwalkan akan dilaksanakan pada 2022 mendatang.

Namun, sebelum sampai 2022, ternyata perjalanan gelaran Formula E penuh liku dan tantangan, terutama dari PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia.

Bahkan kedua partai itu sampai harus menggulirkan wacana interpelasi, meskipun ini pun tak mudah, karena tidak memenuhi kuorum di DPRD DKI.

Yang tak kalah 'hebohnya', beredar kabar penyelenggaraan balap Formula E menyedor biaya komitmen (commitment fee)  hingga triliunan. Benarkah?

Pemprov DKI Jakarta menyatakan, biaya komitmen (commitment fee) untuk penyelenggaraan Formula E nilainya tidak sampai triliunan rupiah seperti berita yang beredar.

Baca juga: Sinyal PDI-P Coret Anggaran Formula E, Wagub DKI: Haknya Sebagai Anggota Legislatif

Baca juga: Fraksi PDIP Beri Sinyal Kuat Coret Anggaran Formula E Saat Bahas APBD

Dalam dokumen klarifikasi Formula E yang dikeluarkan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik DKI Jakarta pada laman Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta, disebutkan biaya komitmen yang dibayar hanya Rp 560 miliar (untuk tiga tahun), bukan Rp2,3 triliun (untuk lima tahun).

"Katanya biaya komitmen Rp2,3 triliun, faktanya  adalah Rp560 miliar bukan hanya untuk tahun pertama, tapi untuk semua tahun penyelenggaraan," tulis dokumen itu, Rabu (29/9/2021).

Adapun untuk biaya pelaksanaan tahunan kegiatan Formula E, Pemprov menyatakan tidak akan memakan biaya sebesar Rp 4,4 triliun, namun biaya pelaksanaan per tahun disebut sekitar Rp150 miliar.

"Dan itu tidak dibayar oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), tapi akan bersumber dari sponsor yang akan dilakukan oleh Jakpro," tulis doumen tersebut.

Baca juga: 7 Fraksi Penolak Interpelasi Formula E Melaporkan Ketua DPRD DKI ke Badan Kehormatan

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved